Mahendra Siregar; Jadi Kepala BKPM Baru

Mahendra Siregar; Jadi Kepala BKPM Baru

Jakarta, Kabarindo- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melantik Mahendra Siregar sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang baru menggantikan Chatib Basri yang kini menjabat sebagai Menteri Keuangan.

Pelantikan yang dihadiri oleh Ibu Ani Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono serta Ibu Herawati Boediono dan para menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, itu diselenggarakan di Istana Negara, Selasa siang seperti dilansir dari laman antaranews.

Sebelum dilantik menjadi Kepala BKPM, Mahendra menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Mahendra Siregar menyelesaikan pendidikan S1 di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, sebelum kemudian berkarir di Departemen Luar Negeri dan bergabung dengan Kementerian Koordinator Perekonomian pada 2001.

Pada November 2009, Mahendra ditunjuk oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menempati posisi Wakil Menteri Perdagangan mendampingi Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, sebelum kemudian mengisi posisi Wakil Menteri Keuangan.

Sementara, di hari yang sama Presiden Yudhoyono juga melantik Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro sebagai Wakil Menteri Keuangan menggantikan Mahendra Siregar.

Bambang Permadi yang dilahirkan di Jakarta 3 Oktober 1966 sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan.

Sebagaimana Mahendra Siregar, Bambang Permadi juga menyelesaikan pendidikan S1-nya di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Layak
Dua pekan lalu, Menteri Keuangan Chatib Basri menilai Mahendra Siregar cocok menempati posisi Kepala BKPM karena mempunyai kapasitas untuk jabatan tersebut.

Chatib mengatakan ada beberapa alasan yang membuat Mahendra layak menjabat sebagai Kepala BKPM, salah satunya karena yang bersangkutan mempunyai jaringan yang luas.

Selain itu, kata Chatib, Mahendra juga mempunyai network internasional yang sangat baik karena pernah menjadi sherpa (perwakilan pemerintah) untuk forum ekonomi internasional G20.

Oleh karena itu, Chatib mengatakan dirinya tidak melihat adanya alasan untuk tidak optimistis bahwa Mahendra adalah orang yang layak menjadi Kepala BKPM.