Mahasiswa ITS; Raih Emas Di Kompetisi Matematika Internasional

Mahasiswa ITS; Raih Emas Di Kompetisi Matematika Internasional

Surabaya, Kabarindo- Untuk pertama kali, Indonesia berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan meraih medali emas (First Prize) di ajang International Mathemathics Competition (IMC) 2014 yang digelar pada 29 Juli-4 Agustus di Bulgaria.

Medali emas tersebut dipersembahkan oleh Muhammad Yasya, mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Ia  salah satu dari tujuh mahasiswa Indonesia yang mengikuti kompetisi bertaraf internasional tersebut.

Empat mahasiswa Indonesia lainnya adalah Yoshua Yonathan Hamonangan (Second Prize) dari jurusan Matematika Universitas Indonesia (UI), Pramudya A (Second Prize) dari Teknik Elektro Universitas Gadjah Mada (UGM), Taufiq A (Third Prize) dari Matematika UGM dan Sofihara Alhazmi (Third Prize) dari Pendidikan Matematika Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Sedangkan dua mahasiswa peraih penghargaan Honorable Mention yaitu Dian Sitorumi dari Jurusan Matematika Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Muhammad Ardiyansyah dari Jurusan Matematika UGM.

“Ini sangat membanggakan dan menunjukkan bahwa proses pembelajaran sudah dilakukan secara berkala dan sistematis agar mahasiswa ITS bisa terus berprestasi,” ujar Bambang Sampurno, Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan, Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni ITS pada Jumat (8/8/2014).

Ia berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi untuk memperluas bidang kompetisi perguruan tinggi di kancah internasional, tidak hanya untuk bidang matematika. Bambang mengatakan, ITS akan memberikan reward khusus kepada mahasiswa peraih medali internasional dan diupayakan agar bisa mendapatkan beasiswa untuk studi lanjut.

Sesuai Permendikbud Nomor 95 Tahun 2013, para pemenang kompetisi internasional akan mendapatkan beasiswa S1 untuk peraih medali perunggu, beasiswa S1 dan S2 untuk peraih medali perak serta beasiswa S1, S2 dan S3 untuk peraih medali emas.

International Mathemathics Competition (IMC) 2014 merupakan penyelenggaraan yang ke-21 dan ini merupakan keikutsertaan Indonesia yang ke-3. Setiap kompetisi terdiri dari dua sesi (lima jam setiap sesi). Bidang yang dikompetisikan adalah aljabar, analisis (real dan complex) serta geometri dan kombinatorial dengan pengantar Bahasa Inggris. Ajang internasional tahunan ini telah diikuti peserta dari 193 institusi dari 44 negara di seluruh dunia.