Mabes TNI AU; Gelar Upacara Peringatan HUT Korpri Ke-44

Mabes TNI AU; Gelar Upacara Peringatan HUT Korpri Ke-44

Cilangkap, Jakarta, Kabarindo- Peringatan HUT Korps Pegawai Republik Indonesia ke-44 tahun ini menjadi komitmen bagi seluruh pegawai Republik Indonesia untuk menjalankan tugas dan mengabdi kepada bangsa dan negara Indonesia.

Panglima TNI, Gatot Nurmantyo hari ini menjadi inspektur upacara dalam peringatan hari jadi Kopri yang ke-44 yang dilaksanakan di lapangan upacara Mabes TNI Angkatan Udara Cilangkap, Jakarta.
Dengan didampingi Kepala Staf TNI Angkatan Udara, Marsekal TNI Agus Supriatna, dan bersama jajaran Pegawai Negeri Sipil TNI Angkatan Udara, Angkatan Darat dan Angkatan Laut serta para petinggi pimpinan TNI, Panglima TNI melakukan kegiatan awal upacara dengan melaksanakan pemeriksaan seluruh pasukan upacara.
Pada kesempatan selanjutnya, Panglima TNI membacakan sambutan tertulis dari Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, yang mana momen ini
adalah sejarah bagi Korpri dalam memaknai arti pengabdian kepada bangsa dan negara.

Sambutan tertulis Presiden R.I, Ir.Joko Widodo pada HUT Korpri ke-44 2015 ini tertera menyampaikan bahwa Pemerintah mengucapkan Selamat Memperingati Hari Ulang Tahun Ke-44 kepada segenap Keluarga Besar KORPRI di seluruh tanah air dan dimanapun Saudara-saudara berada. Baik yang menjalankan tugasnya di kota-kota besar, di desa-desa, di seluruh pelosok tanah air, hingga yang bertugas melayani masyarakat di daerah pedalaman, pulau terdepan maupun di kawasan perbatasan, demikian juga yang saat ini sedang menjalankan tugasnya di luar negeri.

Dengan 44 tahun bukanlah usia yang singkat dan merasa bangga karena KORPRI terus berusaha untuk menguatkan eksistensinya, terus meningkatkan kompetensi dan kinerjanya dalam melayani masyarakat. Memang tidak mudah, namun kesungguhan Saudara-saudara untuk terus-menerus mengusahakan hal tersebut akan membuahkan hasil dan manfaat.

“Saya menyadari sepenuhnya, bahwa baik dan buruknya pelayanan pemerintah kepada masyarakat berada di tangan para anggota KORPRI. Pengharapan masyarakat saat ini terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik sangat besar. Karenanya, Saudara-saudara sebagai insan aparatur negara dituntut untuk mampu memberikan pelayanan publik yang semakin cepat, mudah, terjangkau dan terukur. Saya yakin dan percaya, Saudara-saudara sanggup untuk melaksanakannya”, jelas Panglima TNI mengutip sambutan tertulis Presiden di hadapan ratusan PNS.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan, selama 1 tahun Pemerintahan banyak hal yang sudah dilakukan, antara lain mendorong transformasi fundamental ekonomi Indonesia melalui kebijakan mengubah ekonomi berbasis konsumsi ke ekonomi berbasis produksi; mengakselerasi program tepat sasaran untuk pengentasan kemiskinan; serta mendorong pembangunan yang lebih merata di luar pulau Jawa. Pembangunan infrastruktur jalan, pelabuhan, bandara udara, penyeberangan perintis, tol laut dan lain sebagainya terus kita pacu. Demikian juga upaya mewujudkan swasembada pangan melalui pembangunan bendungan baru, penyediaan teknologi, pendampingan pertanian, pembangunan jaringan irigasi teknis dan pencetakan sawah baru, terus kita kerjakan tanpa lelah. Sementara itu kita juga tidak pernah berhenti memperhatikan penegakkan hukum, termasuk penegakkan hukum di bidang lingkungan hidup dan kehutanan.

“Kita juga bekerja keras untuk menggerakkan pembangunan pedesaan melalui alokasi dana desa; pembangunan perumahan; peningkatan akses kesehatan dan kondisi kesehatan; serta peningkatan fasilitas dan kualitas pendidikan. Dan yang tidak kalah penting, Pemerintah juga terus mendorong pembangunan karakter bangsa. Saya berharap kerja keras itu akan memberikan fondasi bagi kita semua untuk terus melangkah, serta tetap optimis dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan yang makin berat dan kompleks. Langkah pertama seringkali yang tersulit, tetapi juga yang terpenting,” ucap optimis Gatot Nurmatyo membaca sambutan tersebut.

Pada kesempatan Hari Ulang Tahun ke-44 ini ada 5 amanat yang diharapkan Pemerintah untuk diperhatikan oleh seluruh PNS diantaranya yakni, melakukan percepatan reformasi birokrasi di semua tingkatan. Lakukan reformasi birokrasi tanpa basa-basi, cari terobosan serta cara-cara baru dengan menghindari business as usual. Berbagai upaya perbaikan harus terus dilakukan dari hulu sampai hilir, baik pada area perubahan mental aparatur, kelembagaan, ketatalaksanaan, SDM aparatur, akuntabilitas, pengawasan, peraturan perundang-undangan, maupun area perubahan pelayanan publik. Rakyat ingin segera melihat terwujudnya birokrasi yang bersih dan akuntabel, birokrasi yang efektif dan efisien, birokrasi yang melayani bukan dilayani, serta birokrasi yang memberikan pelayanan publik yang berkualitas ; Membangun mentalitas baru yang positif, yang berintegritas, yang memiliki ethos kerja, dan yang berjiwa gotong royong. Bongkar pola pikir dan mentalitas-mentalitas lama yang negatif. Jadikan revolusi mental sebagai gerakan bersama seluruh anggota KORPRI, bukan sebatas program atau proyek yang digerakkan oleh anggaran. Dengan Integritas, kita kembalikan jatidiri KORPRI sebagai abdi negara yang terpercaya. Dengan Etos Kerja, kita tegaskan kembali KORPRI sebagai abdi masyarakat dan pelayan rakyat yang tangguh. Serta dengan Gotong Royong, kita tegakkan kembali eksistensi KORPRI sebagai motor penggerak pembangunan nasional ;Mempersiapkan diri menuju birokrasi yang dinamis, inovatif dan responsif terhadap perkembangan zaman. Pangkas semua kerumitan birokrasi serta pastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik dengan kualitas tinggi dan waktu yang cepat. Birokrasi harus adaptif dan inovatif dengan tantangan-tantangan baru. Pelayanan publik harus bisa dilakukan dengan lebih efisien dan kompetitif. Untuk itu, saya meminta agar mekanisme kerja birokrasi juga harus berubah ke arah sistem pemerintahan elektronik atau E Government, mulai dari budgeting, procurement, audit, catalog, purchasing, cash flow management system dan banyak lagi yang lain. Banyak pekerjaan dalam birokrasi yang bisa dilakukan jauh lebih efisien dengan menggunakan teknologi informasi. Dengan cara itu, pemberian informasi dan pelayanan pada warga bisa dilakukan dengan lebih cepat ; Menjaga netralitas anggota KORPRI dalam pesta demokrasi, khususnya Pemilu Kepala Daerah yang akan digelar akhir tahun ini, Saya mengharapkan Saudara-saudara benar-benar menjaga netralitas serta tidak menggunakan fasilitas pemerintah untuk kepentingan kampanye Pemilukada tersebut. Anggota KORPRI harus fokus pada tugas dan fungsinya, sehingga dapat memberikan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat tanpa ada diskriminasi kepada siapapun juga ; Dan semua aparatur birokrasi harus menjadi motor penggerak produktifitas nasional dan daya saing bangsa. Kita telah memasuki era baru, era persaingan yang bukan lagi antar daerah, antar kota ataupun antar provinsi, tetapi sudah memasuki persaingan antar negara.

"Presiden R.I meminta segenap anggota KORPRI konsisten melaksanakan amanat ini demi kejayaan bangsa dan negara menuju terwujudnya Indonesia yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian yang Berlandaskan Gotong Royong," tutup tegas Panglima TNI mengakhiri pembacaan sambutan tertulis Presiden R.I.
Usai pembacaan dan pembubaran pasukan, Panglima TNI bersama KSAU Marsekal TNI Agus Supriatna, Wakil KSAD Mayjen TNI Moh Erwin Syafitri, dan  Wakil KSAL Laksamana Muda TNI Widodo menaiki sesingaan (perangkat semacam tandu budaya Jawa Barat) menuju kantor Mabes TNI Angkatan Udara Cilangkap.