MILO School Competition 2015; Aghni Nur Fitri Raih Dua Gelar

MILO School Competition 2015; Aghni Nur Fitri Raih Dua Gelar

Pasar Minggu, Jakarta, Kabarindo- Milo School Competition 2015, cetak sang juara Nasional pada bidang olahraga Badminton/Bulu tangkis tingkat Sekolah Dasar (U15).

Aghni Nur Fitri yang berasal dari kota Tasikmalaya berhasil meraih dua juara nasional MILO Competition 2015 untuk kategori tunggal putri SD dan ganda putri SD di Grand Final MILO School Competition 2015 di GOR Pasar Minggu pada hari ini.

Untuk kategori tunggal putri tingkat Sekolah Dasar (SD), Aghni berhasil menaklukkan Jessica Maya dari kota Semarang dengan skor 21-15 dan 21-13. Dan untuk kategori ganda putri SD, Aghni yang berpasangan dengan Kanaya Anisya Putri berhasil menaklukkan Priskila Venus dan Rabelvrili Cantika dari kota Balikpapan dengan keunggulan rubber set 21-10, 19-21, dan 21-13.

Pada pertandingan babak penyisihan yang digelar di kota Tasikmalaya, Aghni tidak mengira dirinya bisa masuk ke babak final. "Ketika bertanding saya tidak pernah terlintas dalam benak saya, bisa masuk babak selanjutnya yakni babak final, apalagi bisa menjadi sang juara," ujarnya di Hall GOR Pasar Minggu, 28/11.

Namun dengan kerja keras dan ketekunan serta latihan yang maksimal selama seminggu, akhirnya saya bisa mendapatkan hasilnya, dan ini merupakan suatu pengalaman yang berharga bagi saya selama proses latihan bisa bertemu sekaligus belajar dari legenda bulutangkis Indonesia dan juga senang bisa latihan dengan atlet-atlet nasional, ungkap Aghni bersemangat.
Melalui sistem poin ranking nasional yang diterapkan oleh MILO School Compatition pada tahun ke-13 ini, PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) dimudahkan dalam menilai kualitas serta menyeleksi para atlet untuk bisa masuk ke dalam Pelatnas (Persatuan Atlet Nasional).

Dan MILO Competition adalah ajang yang satu-satunya merupakan kompetisi pertandingan bulu tangkis tingkat sekolah U15 yang ada dalam kalender PBSI.
Sebelum digelar acara konferensi pers dilokasi yang sama terkait hasil kompetisi tersebut, para peserta juga mendapatkan coaching clinic dari pengantin Olimpiade 1992 Barcelona yaitu Susi Susanti dan Alan Budikusuma.
Pertandingan dan kompetisi MILO ini telah berjalan selama beberapa minggu, dan selama itu pula 36 siswa yang mendapat juara MILO School Competition 2015 tersebut, yang mana diantaranya berasal dari Tasikmalaya, Semarang, Balikpapan dan Padang telah mendapatkan pelatihan secara fisik dari legenda bulu tangkis Indonesia, seperti Rexy Mainaky dan tiga pelatih tim nasional yakni Felix Ari Bayumarta (koodinator pelatih fisik), serta Ari Subarkah (Pelatih ganda), dan Ricky Susiono (Pelatih ganda putra lapisan dua usia muda).
Elga Rachman dari Tasikmalaya saat dimintai tanggapannya terkait pertandingan kompetisi ini sempat mengungkapkan kebahagiannya bisa mendapatkan kesempatan melakukan pertandingan persahabatan melawan atlet nasional Ahsan-Hendra. Dia menuturkan bahwa "Pengalaman ini membuat saya semakin termotivasi untuk berlatih lebih keras dan bisa memberikan prestasi yang membagakan bagi negara Indonesia," tuturnya.
Pada kesempatannya usai memberikan coaching clinic, Susi Susanti mengatakan sangat bangga dan senang bisa berbagi pengalaman kepada bibit-bibit pebulu tangkis Indonesia. "Saya sangat senang telah diberikan kesempatan untuk mendorong regenerasi atlet bulu tangkis Indonesia, dan pada kesempatan saya bersama Alan dalam kegiatan ini, kami melihat adanya bakat dan talenta yang ada pada setiap peserta, seperti halnya teknik-teknik yang kami berikan kepada mereka sangat direspon dengan baik, jelasnya. Dengan ajang MILO School Competition ini lah, tentunya dapat mencetak para pemain yang handal dan menjadi generasi penerus pebulu tangkis Indonesia yang tangguh, pungkasnya.
Pada acara jumpa pers yang digelar di ruangan bawah GOR Pasar Minggu, Leonard Darma Bimbuain, selaku Marketing Manager MILO mengutarakan kepada para juara untuk terus melanjutkan prestasinya dan tetap semangat. "Diharapkan para juara jangan puas terhadap hasil yang didapat hari ini, tetapi harus terus dikembangkan dan ditingkatkan," ujarnya.
"Kami mengucapkan selamat kepada para juara MILO School Competition 2015. Kalian adalah generasi penerus yang nantinya akan mengharumkan nama Indonesia, seperti halnya Tommy Sugiarto, Jonatan Christie dan Anthony Ginting yang merupakan alumni MILO School Competition. Masuknya MILO School Competition dalam kalender PBSI semakin membuka peluang dan kesempatan bagi para juara nasional MILO School Competition untuk menjadi atlet Pelatnas Cipayung," ujar Prawitya Soemadijo, Executive Manager Beverages PT. Nestlé Indonesia.