MARISA SARTIKA MALADEWI; Menuju Miss International 2013

MARISA SARTIKA MALADEWI; Menuju Miss International 2013

Jakarta, Kabarindo-  Yayasan Puteri Indonesia (YPI), dengan didukung penuh oleh PT Mustika Ratu, Tbk akan mengirimkan Puteri Indonesia Lingkungan 2013, Marisa Sartika Maladewi (20).

Ia mengikuti ajang Miss International yang akan berlangsung di Tokyo, Jepang.

Marisa akan bertolak ke Tokyo pada tanggal 5 Desember 2013. Marisa akan menjalani karantina Miss International 2013 dari tanggal 5 Desember hingga 16 Desember 2013. Marisa mengaku excited dapat mengikuti ajang ini, “Ada rasa senang sekaligus gugup jelang keberangkatan saya ke Tokyo. Karena ini pertama kalinya saya dikirim ke luar oleh YPI untuk mengikuti kontes kecantikan internasional,”

Menjelang keberangkatannya menuju Tokyo untuk mengikuti karantina Miss Internationa, banyak persiapan yang mesti dilakukan oleh Marisa. Mulai dari menjalani perawatan kecantikan luar dan dalam di Taman Sari Royal Heritage Spa yang dilakukan oleh tangan terampil dari therapis andal dan kursus make up dan hair do dari Mustika Ratu. Perawatan dan pelatihan tersebut dilakukan Marisa agar selalu tampil segar dan cantik selama karantina.

Selain itu Marisa juga diberikan pembekalan tentang current issue, filosofi dan filsafat, kelas Bahasa Inggris dengan personal native oleh International Language Program (ILP), kelas Public Speaking oleh Tya Diran, pembentukan tubuh (gym) di Celebrity Fitness, semua persiapan yang dilakukan Marisa ini tak lepas dari dukungan penuh YPI bersama-sama dengan PT Mustika Ratu Tbk, yang sangat peduli terhadap prestasi perempuan Indonesia untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia di kontes kecantikan internasional.
               
“Saya merasa bangga bisa terpilih dan menjadi wakil dari Indonesia untuk mengikuti ajang Miss International 2013 pada bulan Desember nanti, doakan saya dapat berikan yang terbaik untuk Indonesia” tandasnya.

Di ajang Miss International nanti, Marisa akan mengenakan national costume dengan tema “Puteri Sriwijaya(Princess Sriwijaya) hasil kerjasama Dinas. Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta dan Solo Batik Fashion. Kostum ini terinspirasi dari kebudayaan Sumatera yang pada umumnya pengantin perempuannya menggunakan suntiang atau hiasan kepala pengantin perempuan berupa hiasan yang besar berwarna keemasan atau keperakan.
Keindahan Suntiang diawali dengan susunan kembang goyang yang digunakan oleh tiap pengantin wanita. Pada lapisan bawah Suntiang digunakan kembang goyang yang dinamakan Bungo Sarunai yang terdiri dari tiga hingga lima deretan. Lapisan kedua digunakan kembang goyang yang dinamakan Bungo Gadang yang juga terdiri dari tiga hingga lima deretan. Terletak paling atas adalah Kambang Goyang. Inspirasi inilah yang diambil untuk pembuatan mahkota bentuk setengah lingkaran dan deretan bertingkat ganjil serta motif kembang goyang diaplikasikan ke dalam mahkota. Perbedaan suntiang asli pada bentuk simetrisnya disini bentuknya dibuat asimetris dan bentuk-bentuk geomtrik tetap dimunculkan untuk satu kesatuan tema.

Songket memiliki motif-motif tradisional yang sudah merupakan ciri khas budaya wilayah penghasil kerajinan ini. Kain Songket inilah yang diambil sebagai bahan dasar utama dalam kostum ini, keindahan kain songket dalam bentuk geomotrik dialokasikan dalam semua sisi.  Bentuk hiasan-hiasan dari Putri Sumatra menjadikan juga inspirasi dari aksesoris yang dikenakan. Aplikasisi Atap Gonjong yang menjulang tinggi diambil sebagai inspirasi bentuk sayap yang menjulang tinggi dan berbentuk Giometrik atau lancip/persegi. Untuk beberapa sentuhan seperti rok dan bolero tetap dengan bentuk geometric diterapkan dalam pola-pola persegi dalam bentuk 3 dimensi.

Demi menunjang penampilannya selama mengikuti ajang Miss International 2013, YPI telah mempercayakan kepada desainer muda Indonesia, Anas Khairunnaz untuk merancang gaun malam yang akan dikenakan oleh Marisa. Gaun bertemakan flowly berwarna silver salem yang terbuat dari material chiffon sily yang berikan kesan lembut serta dipadukan dengan material lace berdetail mutiara dan Kristal yang berikan kesan glamour dan sexy!
   
Marisa juga membawa cocktail yang special dibuat oleh Ikat Indonesia by Didiet Maulana dengan tema “Flora Nusantara” yang terinspirasi dari keindahan dan keberagaman eksotisme flora yang dimiliki Indonesia yang harus terus dikembangkan dan dieksplorasi sebagai Putri Indonesia Lingkungan 2014. Gaun Cocktail yang dipakai oleh Marisa Sartika menampilkan kekayaan Indonesia melalui Ikat Tenun Palembang sebagai salah satu warisan Indonesia dengan warna Pink cerah yang akan memperlihatkan kepribadian Marisa Sartika di siang hari yang cerah. Selain itu desain gaun cocktail juga memperlihatkan sisi feminin dari seorang Putri Lingkungan 2013. Bahan mengkilat sebagai kombinasi membentuk lekuk tubuh Marisa yang akan membuatnya tampil lebih elegan dan glamor.

Selain itu Ikat Indonesia by Didiet Maulana juga merancang Gaun malam untuk Marisa Sartika dengan tema “Kemilau Bintang Laut”. Gaun yang terinspirasi dari kemilau lautan Indonesia yang tersebar dari Sabang hingga Merauke digunakan oleh Marisa untuk memperkenalkan salah satu kekayaan Indonesia. Gaun malam dengan sentuhan Chiffon sutra biru yang panjang menjuntai seakan menyapa seluruh tamu undangan dari mancanegara dan membawa kesan elegan. Dipadu dengan keindahan kain ikat tenun Makassar dengan pola geometris sebagai salah satu warisan kekayaan Indonesia yang akan memancarkan keanggunan Marisa. Desain baju yang sederhana, moderen, namun mewah akan hadirnya batu-batu kristal yang akan memancarkan cahaya di malam hari.

Desainer muda Yogie juga membuatkan Marisa Long Dress berwarna Biru Benhul dipilih berdasarkan kecocokan pada warna kulit Wanita Indonesia. Selain warna kulitnya yang Eksotis,warna tersebut juga memberikan kesan Fresh jika digabungkan dengan si pemakai yang memiliki kulit Sawo Matang. Warna dress tersebut juga di cocokan dengan kombinasi Batik Tulis dari Kudus. Pemilihan Batik juga disesuaikan warnanya agar setiap material pada Busana dapat memberikan kesan Anggun. Begitu juga dengan aplikasi Payet yang dipasangkan pada bagian Pinggang.

Soko Wiyanto juga membuat desain khusu untuk Marisa. Busana ini terinspirasi dari kekayaan nusan tara indonesia  di mana terdapat banyak nya suku budaya dan keindahan alam indonesia. Menginspirasikan saya untuk menciptakan busana yg anggun dan feminism. Mengambil warna hijau untuk keseluruhan busana ini  ,dengan bahan lace dan tidak ketinggalan kain tenun bali khas indonesia dengan motif yang begitu indah dengan permainan detail bordir bunga ,busana ini tampil begitu menarik.  
               
Adapun selama masa karantina berlangsung, Marisa akan membawa busana dari desainer Soko Wiyanto, Anaz Khairunaz, Alleira Batik. Sedangkan untuk aksesoris akan mengenakan dari Manjusha Nusantara dan Elizabeth Wahyu.

Semua perhiasan, baju dan nasional costum yang akan dikenakan oleh Marisa di ajang Miss International 2013 merupakan hasil kerajinan Industri Tradisional Berbasis Budaya.
   
Untuk ke ajang Miss International 2013, PT Mustika Ratu, Tbk dalam rangka meningkatkan kerajinan Industri Tradisional Berbasis Budaya memberikan 10 parcel kepada pemenang 10 besar yang terdiri dari Moor’s Professional Make-Up. Selain itu, Marisa juga membawa rangkaian make up dari Moor’s Professional Make-Up dan Mustika Ratu serta perawatan tubuh Mustika Ratu untuk digunakan selama karantina Miss International.
   
Miss International adalah kontes kecantikan tahunan yang digelar sejak tahun 1960 lalu. Ajang Miss International 2013 merupakan yang ke-53 kalinya diselenggarakan oleh International Cultural Association (ICA). Miss International 2013 diikuti lebih dari 50 peserta dari seluruh dunia. Juara pada Miss International 2012 diraih oleh Ikumi Yoshimatsu dari Jepang. Tahun ini, karantina Miss International 2013 akan diselenggarakan di Tokyo, Jepang. Malam Grand Final akan digelar pada tanggal 17 Desember 2013 di Shinagawa Prince Hall, Tokyo, Jepang.
       
Perasaan excited juga diutarakan oleh Ketua Dewan Pembina YPI, Putri K Wardani “Semoga di ajang Miss International 2013 ini, Marisa dapat memberikan hasil yang terbaik untuk Bangsa Indonesia.”
   

Congratz...............!