London School Centre for Autism Awareness (LSCAA); Gelar Lukisan TIFFANY

London School Centre for Autism Awareness (LSCAA); Gelar Lukisan TIFFANY

Jakarta, Kabarindo- Terlahir dengan bakat seni yang kuat merupakan anugerah dari Tuhan bagi Tiffany, individu penyandang autistik.

Hingga saat ini ratusan kanvas menjadi media lukis bagi Tiffany dalam menangkap berbagai macam keindahan yang dilihatnya. Diusianya ke-25 tahun, Tiffany tidak lagi dapat melukis karena penglihatannya mengalami masalah.

London School Centre for Autism Awareness (LSCAA) sebagai bentuk tanggung jawab sosial LSPR-Jakarta, bekerjasama dengan Rotary Club Jakarta – Menteng, Motion Blue Jakarta dan Sunrise Gallery mengadakan acara Pameran Lukisan bertajuk “From the Eyes of Tiffany”. Ekspresi Tiffany pada kanvas dapat dinikmati secara umum dari tanggal 22 Oktober 2016 – 5 November 2016 dimulai dari pukul 10.00 – 22.00, bertempat di Sunrise Gallery, Fairmont Hotel Jakarta, Lantai 2 #201 & #202, Jalan Asia Afrika No. 8, Gelora Bung Karno Jakarta Pusat 10270.

Pameran ini bertujuan untuk membuka wawasan masyarakat mengenai para penyandang autistik, yang kebanyakan memiliki kesulitan berkomunikasi.

“Keindahan, keragaman dan kekayaan warna hasil lukisan merupakan cara Tiffany mengekspresikan diri,” Ujar Prita Kemal Gani, Pendiri dan Direktur LSPR-Jakarta pada acara Opening Ceremony Pameran Lukisan “From the Eyes of Tiffany”. “Dengan pameran lukisan ini, kami berharap masyarakat semakin terbuka wawasannya mengenai kelebihan-kelebihan anak dengan autisme dan tergerak untuk ikut berperan aktif dalam kampanye peduli autisme kami,” tambahnya.

Pembukaan pameran lukisan “From the Eyes of Tiffany” hari ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh para VVIP: Duta besar Xu Bu selaku Duta Besar China untuk Misi ASEAN,  Ibu Prita Kemal Gani selaku Pendiri dan Direktur STIKOM LSPR-Jakarta, Ibu Jessica Senjaya selaku Managing Director Sunrise Gallery dan Bapak Herbert Ang selaku President Rotary Club Jakarta – Menteng. Selain itu, Michael Anthony akan memperdengarkan kepiawaiannya dalam bermain piano walaupun tak dapat melihat, penampilan dari London School Beyond Academy bersama kak Emil yang menyanyikan theme song LSCAA "Meraih Bintang" dan juga Tiffany yang akan bermain musik dan bernyanyi meramaikan acara ini.

Pada pameran ini terdapat 12 lukisan reproduksi dari Tiffany yang akan dijual. Setiap lukisan Tiffany hanya akan direproduksi sebanyak lima buah. Dari beberapa lukisan Tiffany juga telah dipindahkan menjadi notes, black card, bantal dan pouch untuk mengumpulkan dana. Seluruh keuntungan penjualan akan menjadi hak Tiffany dan beberapa lembaga autisme yang memiliki ketertarikan dalam mengembangkan bakat lukis anak berkebutuhan khusus. Selain melalui pameran ini, reproduksi lukisan dan merchandise dapat dipesan atau dibeli melalui www.lspr.edu/lscaa.

London School Centre for Autism Awareness (LSCAA) merupakan bagian dari kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) LSPR Jakarta sebagai bentuk kepeduliannya terhadap anak-anak berkebutuhan khusus yang salah satu karakteristiknya memiliki kesulitan dalam berkomunikasi baik verbal ataupun non-verbal. Melalui LSCAA, LSPR Jakarta berharap dapat mengkomunikasikan mengenai autisme kepada masyarakat Indonesia. Berbagai kegiatan yang telah diselenggarkan oleh LSCAA seperti acara tahunan Autism Awareness Festival, Workshop for Parents, pembuatan produksi film pendek “Saudaraku Berbeda”, Teachers Training, dan masih banyak lagi guna mengkomunikasikan perihal sosialisasi autisme. Hingga saat ini, LSCAA telah memberikan pelatihan kepada 5028 guru yang mewakili 1616 Sekolah Dasar se-Jabodetabek. Pemutaran film “Saudaraku Berbeda” telah dilakukan di 24 sekolah dan ditonton oleh 3131 siswa. Orang tua pun dilibatkan dengan berbagi pengalaman dengan yang lainnya yang telah diikuti oleh 264 orang.

London School of Public Relations – Jakarta yang berdiri sejak 1 Juli 1992 adalah sebuah perguruan tinggi swasta yang menyelenggarakan program sarjana ilmu komunikasi yang terbagi atas enam konsentrasi pilihan yaitu, Public Relations, International Relations, Marketing, Mass Communication, Visual Design Communication & Advertising dan Performing Arts Communication, serta program pasca sarjana yang terbagi menjadi empat konsentrasi yaitu Corporate Communication, Marketing Communication, International Relations Communication dan Mass Media Management. Saat ini LSPR – Jakarta memiliki 16.264 lulusan serta lebih dari 4500 mahasiswa/i aktif.