Lippo Karawaci; Catat Pertumbuhan Laba Bersih 25%

Lippo Karawaci; Catat Pertumbuhan Laba Bersih 25%

Jakarta, Kabarindo- PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) hingga semester I-2013 mencatat pertumbuhan laba bersih 25% menjadi Rp 546 miliar dibanding periode semester I-2012.

Naiknya pendapatan menjadi pemicu pertumbuhan laba perseroan.

"Saya gembira dengan kinerja perusahaan, dan kami berharap untuk terus membangun bisnis dan mencapai tujuan kami di paruh kedua tahun ini," kata Presiden Direktur Lippo Karawaci, Ketut Budi Wijaya dalam keterangan tertulisnya, Senin (30/9) seperti dilansir dari laman beritasatu.

Dia mengatakan, hingga Juni 2013 total pendapatan Lippo Karawaci meningkat 27% menjadi Rp 3,067 triliun dari Rp 2,406 trilin di Juni 2012. Adapun EBITDA meningkat tajam 29% menjadi Rp 903 miliar dibanding periode yang sama tahun 2012.

"Naiknya pendapatan perseroan tak lepas dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkesinambungan, penjualan residential dan urban development serta percepatan pertumbuhan pendapatan healthcare," kaat dia.

Ketut mengatakan, semua divisi usaha Lippo Karawaci mengalami pertumbuhan yang signfiikan. Divisi usaha healthcare tumbuh sebesar 48% menjadi Rp 1,201 triliun. "Pencapaian ini sebagai tonggak pertama bagi divisi healthcare mencapai pendapatan Rp 1 triliun selama periode enam bulan," kata Ketut.

PT Siloam International Hospitals (SILO), anak usaha Lippo Karawaci bagian healthcare sukses mengeglar hajatan penawaran saham perdana (Initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pendapatan dari divisi usaha residential & urban development naik 17% menjadi Rp 1,320 triliun dari Rp 1,130 triliun, ditopang pendapatan townships yang naik 27% menjadi Rp 857 miliar.

Pendapatan dari divisi komersial yang terdiri dari mal ritel & hotel, tumbuh 9% menjadi Rp 267 miliar. Unit usaha manajemen aset mencatat pertumbuhan sebesar 27% menjadi Rp 279 miliar, dari Rp 220 miliar yang merupakan meningkatnya fee sebagai bagian peningkatan dana kelolaan (Assets Under Management/AUM) dari dua REIT yang disponsori LPKR, termasuk pembelian dua Hospitals, Siloam Hospital Bali dan Siloam Hospital TB Simatupang belum lama ini.

Pendapatan recurring (berkelanjutan) LPKR terus meningkat dan mencatatkan pertumbuhan yang solid sebesar 37% menjadi Rp 1,747 triliun dan memberikan kontribusi 57% dari total pendapatan.

Lippo Karawaci adalah perusahaan properti terbuka terbesar di Indonesia berdasarkan kapitalisasi pasar, total pendapatan dan total aset, serta didukung landbank yang terdiversifikasi. Divisi usaha perusahaan meliputi residensial/township, mal ritel, hospitals, hotels dan manajemen aset.