Lippo Bangun Proyek Mixed Use; Berbudget Rp 3,5 T

Lippo Bangun Proyek Mixed Use; Berbudget Rp 3,5 T

Jakarta, Kabarindo- Sebagai perusahaan pengembang properti terbesar di Indonesia, komitmen PT Lippo Karawaci Tbk (Lippo Karawaci) untuk memberikan kontribusi positif bagi pengembangan wilayah di tanah air terwujud melalui pembangunan proyek St Moritz Makassar, dengan nilai Rp 3,5 triliun.

Mengusung konsep all in one place, proyek world class mixed use development ini, akan dikembangkan di atas lahan seluas 2,7 hektare (Ha) dengan total luas bangunan 350.000 meter persegi.

"St Moritz Makassar merupakan persembahan terbaru dari Lippo Karawaci untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya di wilayah Panakukang dan sekitarnya, akan sebuah kawasan terpadu yang sesuai dengan gaya hidup modern," jelas Ivan Setiawan Budiono, CEO Lippo Homes di Marketing Gallery Kemang Village, Jakarta, Rabu (9/10).

Lebih lanjut Ivan mengatakan, pengembangan St Moritz Makassar merupakan lanjutan dari kesuksesan Lippo Karawaci dalam pengembangan proyek Kemang Village, Kemang, Jakarta Selatan dan The St Moritz Penthouse & Residence, Puri Indah, Jakarta Barat.

"Proyek ini diharapkan bisa menjadi sarana investasi yang prospektif bagi kalangan investor yang menginginkan nilai tambah di wilayah Panakukang, Makassar. Bisa dikatakan, saat ini sangat sulit mencari proyek properti besar dengan standar kualitas internasional di wilayah tersebut," tambahnya.

Lebih lanjut Ivan mengatakan, proyek yang dirancang oleh DP Architects (Singapura) ini, memiliki 12 in 1 integrated component. Di dalamnya mencakup: dua menara apartemen strata title, mal seluas 227.000 meter per segi, hotel dengan kapasitas 210 kamar, dan Rumah Sakit Siloam dengan kapasitas 250 tempat tidur.

"Untuk apartemen, tahap pertama akan dibangun 300 unit dengan kisaran harga dibawah Rp 1 miliar. Khusus untuk menara yang ada di St Moritz Makassar, nantinya akan menjadi yang menara tertinggi (215 meter) di kawasan Indonesia Timur," tambah Ivan.

Selanjutnya, kata Ivan, di dalam proyek ini juga terdapat Private Member Club, Private Sky Infinity Pool, Multi Function Lounge, Entertaintment and F&B hub, Helicopter Service, Fasilitas Bioskop dengan 10 layar premium, dan Sekolah Pelita Harapan yang mampu menampung 600 siswa.

"Kita akan mulai melakukan penjualan priority pass mulai bulan November mendatang di Jakarta dan Makassar. Setelahnya, kami akan menggelar road show ke sejumlah daerah lain untuk memasarkan proyek ini," tambah Ivan.

Dalam kesempatan yang sama, Tenri Awaru Putri Soekarno, Product Manager St Moritz Makassar mengatakan, proyek ini menjadi satu-satunya pengembangan properti terbesar di wilayah Panakukang.

Selain itu, kata Tenri, mengingat posisi Makassar sebagai hub bagi kawasan Indonesia Timur, menjadikan daya beli masyarakat semakin berkembang.

"Keberadaan proyek ini tentu saja dapat mendorong terbentuknya return yang maksimal bagi kalangan investor yang ingin bergabung dengan St Moritz Makassar," tambah Tenri seperti dilansir dari laman beritasatu.