Linda Cari Keadilan; Jadi Kambing Hitam Pengusaha Asing

Linda Cari Keadilan; Jadi Kambing Hitam Pengusaha Asing

Jakarta, Kabarindo- Waspada dan waspadalah dengan perilaku destruktif dari oknum pengusaha asing saat ini.

Yah, paling tidak apa yang menimpa ibu Linda dan jadi korban permainan pajak pengusaha asing jadi pelajaran untuk semua.

Koalisi Rakyat Pelindung TKI yang diwakilkan oleh juru bicaranya Dian Raeng menegaskan dalam rilis yang diterima redaksi malam ini.

Ibu Linda (59) jadi Kambing Hitam Pengusaha Asing, PT. Trackspare dengan begitu Linda diTSKkan dan besok menjalani sidang pertama  ia menggugat mencari keadilan di Praperadilan Jakarta Selatan.

Berikut ini adalah fakta menarik untuk Anda ketahui:

1. Ibu Linda adalah tenaga marketing yang disuruh menandatangani SPT PPN PT Trackspare (PMA Singapura) oleh Direkturnya, Kuah Geok Khim, WNA Singapura (TELAH KABUR KE NEGARANYA).
2. SPT tersebut dituduh oleh Ditjen Pajak isinya palsu dan Linda ditetapkan TERSANGKA.
3. Padahal yang harus tanggung jawab adalah direktur perusahaan, karena Linda hanya disuruh tanda tangan SPT. Linda hanya pegawai marketing, bukan pelaku pemalsuan.
4. Untuk menandatangani SPT Linda tidak pernah memenuhi persyaratan hukum, jadi Linda tidak boleh diberikan kuasa atau disuruh untuk menandatangani SPT Pajak.
5. SPT yang ditandatangani oleh orang yang tidak berhak harus dinyatakan tidak sah.
6. Mengherankan, sampai hari ini PT Trackspare terus beroperasi TAK TERSENTUH HUKUM. ADA APA? SIAPA BEKINGNYA?

Untuk itu dari rilis yang diterima oleh redaksi, Koalisi Rakyat Pelindung TKI disingkat KP2TKI menyerukan agar usia semua pengusaha asing pengemplang pajak dan jangan jadikan kambing hitam karyawan WNI.

KP2TKI mendesak agar KABARESKRIM POLRI segera menangkap para pengemplang pajak dan usut tuntas oknum pajak.

Sampai berita ini Anda baca belum ada konfirmasi dari PT. Trackspare.