Lima Kabupaten Unjuk Karya; Melalui Pameran Pendidikan

Lima Kabupaten Unjuk Karya; Melalui Pameran Pendidikan

Surabaya, Kabarindo- Mitra USAID PRIORITAS Jatim dari lima kabupaten yaitu Kabupaten Pamekasan, Mojokerto, Madiun, Blitar dan Situbondo unjuk karya praktik melalui pameran pendidikan.

Tujuan kegiatan ini untuk menampilkan praktik-praktik yang baik, yang sudah dilakukan oleh sekolah pasca mendapatkan pelatihan dan pendampingan dari Program USAID PRIORITAS.

Menurut Silvana Erlina, Program Koordinator USAID PRIORITAS Jatim, kegiatan pameran pendidikan ini merupakan rangkaian kegiatan Program USAID PRIORITAS di lima kabupaten tersebut.

“Kegiatan pameran pendidikan atau showcase di lima kabupaten ini sebagai ajang menunjukkan praktik yang baik yang sudah dilakukan oleh sekolah mitra setelah mendapatkan pelatihan dan pendampingan oleh fasilitator daerah,” ujarnya pada Sabtu (29/3/2014).

Materi yang dipamerkan antar lain Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), hasil karya siswa dan guru, lembar kerja siswa, media pembelajaran dan lembar evaluasi.

Di Pamekasan, kegiatan berlangsung pada 11 Maret yang dibuka oleh Bupati Pamekasan Achmad Syafii. Ia mengatakan, setiap UPTD Kecamatan se-Pamekasan wajib hadir dan melihat secara langsung praktik yang sudah dilakukan oleh 24 sekolah mitra USAID PRIORITAS di Pamekasan.

“Saya minta kepada seluruh jajaran UPTD kecamatan di seluruh Pamekasan agar tidak hanya datang, tetapi juga melihat langsung ke tempat pameran dan berguru kepada sekolah-sekolah yang sudah sukses menerapkan pembelajaran aktif yang didampingi langsung oleh USAID PRIORITAS. Namun jangan lupa UPTD mampu membuat program serupa dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di daerah masing-masing sesuai kemampuan masing-masing,” ujar Achmad.

Sementara itu pameran pendidikan di Mojokerto berlangsung pada 12 Maret yang diramaikan dengan pameran pendidikan oleh 24 sekolah mitra USAID PRIORITAS di Mojokerto. Bupati Mojokerto, Mustafa, berkesempatan berkeliling stan-stan pameran dan mencoba media pembelajaran hasil karya siswa.

“Saya tidak menyangka dalam waktu satu tahun, sekolah-sekolah mitra sudah menghasilkan hasil karya yang bervariasi dan bermanfaat untuk kemajuan pendidikan di Kab Mojokerto,” ujar Mustafa.

Sedangkan pameran pendidikan di Situbondo menampilkan simulasi pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) yang dilakukan oleh SMPN 1 Mlandingan Situbondo. Dalam simulasi tersebut, Guru Bahasa Indonesia, Mintastutik, mengajak para siswanya menjadi jurnalis cilik.

“Melalui pengamatan di media, belajar menulis dan saling menanggapi hasil karya teman yang lain, ternyata hasil karya para murid saya luar biasa. Mereka mengikuti seluruh pembelajaran dengan fun namun menghasilkan tulisan yang tidak kalah dengan jurnalis sebenarnya,” ujar Mintastutik.

Untuk pameran pendidikan di Blitar dan Madiun akan dilakukan pada 3-17 April. Menurut Silvana, puncaknya nanti akan digelar pameran pendidikan di tingkat provinsi yang memamerkan hasil praktik di lima kabupaten dan kerja sama dengan Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK) mitra USAID PRIORITAS yaitu Universitas Negeri Malang, Universitas Negeri Surabaya dan UIN Sunan Ampel Surabaya.