Lemhannas RI; Gelar Seminar Nasional PPSA XX

Lemhannas RI; Gelar Seminar Nasional PPSA XX

KOLINLAMIL, Jakarta, Kabarindo- Untuk mewujudkan Poros Maritim Dunia, dan kesiapan Indonesia memperkuat diplomasi maritim dengan negara-negara di dunia.


Kemarin, Kamis 22 Oktober 2015, Lemhannas R.I menyelenggarakan Seminar Nasional kepada para peserta Program Pendidikan Singkat Angkatan XX tahun ajaran 2015.

Acara ini diadakan di atas kapal KRI Banda Aceh, mulai pukul 08.00 WIB.
Guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka memperkokoh ketahanan nasional
Poros Maritim Dunia menjadi komitmen Indonesia pada pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jk sebagai perubahan paradigma Pembangunan Nasional dari orientasi darat kepada orientasi laut.


Diperlukan pembangunan masyarakat berbudaya maritim yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi kemaritiman merupakan katalisator sekaligus akselerator guna mewujudkan Indonesia menjadi negara poros maritim dunia yang berdaya saing kuat.


Dengan Revolusi Mental kita harus merubah mindset kita, dalam membangun pemikiran kita terhadap kemaritiman, demi kesejahteraan masyarakat Indonesia dan memperkokoh ketahanan nasional.
Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan potensi sumber daya lautnya yang besar, menjadi kekuatan penting dan memiliki daya tawar yang kuat bagi negara Indonesia sebagai negara poros maritim dunia.
Pada kegiatan seminar ini, peserta PPSA XX Lemhannas R.I sebagai calon-calon pimpinan bangsa dan negara ingin berkontribusi dalam bentuk pemikiran untuk masukan bagi penyelenggara pemerintahan saat ini dalam mewujudkan komitmen nasional tersebut, ujar Gubernur Lemhannas, Budi Susilo Soepandji saat menyampaikan sambutannya di hadapan peserta PPSA XX 2015.


Ada 4 hal untuk mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia diantaranya sebagai berikut:
1. Perlu adanya strong leadership dalam semua komponen untuk mewujudkan Indonesia sebagai Negara Maritim.
2.Pemerintah dalam hal ini Kementerian/LPND beserta seluruh masyarakat Indonesia harus mempunyai pemahaman yang sama untuk mewujudkan Indonesia sebagai Negara Maritim serta menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.
3.Untuk Mewujudkan Indonesia menjadi maritim dunia yang maju, mandiri, kuat dan berbasiskan kepentingan nasional perlu adanya kesinambungan dalam kebijakan pembangunan nasional.
4.Perlu disusun rencana induk/grand strategy Poros Maritim Dunia yang dituangkan dalam Undang-Undang.
Disamping itu, menurut Lemhannas R.I, pengelolaan dan pengembangan sumber daya laut yang efektif akan berdampak positif dalam pembangunan nasional khususnya dalam bidang ketahanan pangan, industri perikanan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka memperkokoh ketahanan nasional.
Saya berharap peserta PPSA XX tahun Ajaran 2015, dapat mampu mengimplemantasikan dan menumbuh kembangkan kekuatan poros maritim dunia dan mewujudkan kebijakan strategi, sehingga layak untuk dapat dikedepankan dalam sebuah pemikiran yang maju, demi terwujudnya poros maritim dunia, ujar Budi Susilo Soepandji menutup acara Seminar Nasional PPSA XX Tahun Ajaran 2015.

Acara seminar ini sangat mengesankan bagi para peserta, karena diselenggarakan diatas kapal perang KRI Banda Aceh dengan  berlayar di laut Jawa hingga sore hari dan kembali bersandar di pelabuhan Kolanlamil, Tanjung Priok.

Laksamana Madya TNI Didit Herdiawan, MPA, MBA, Wakil Gubernur Lemhannas R.I, pada paparannya mengatakan perlunya langkah-langkah untuk mendukung kebijakan dan strategi guna mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia, diantaranya, membangun sistem pendidikan dan pembentukan budaya serta karakter kemaritiman yang dapat menjadi gerakan nasional yang berbasis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kemaritiman, memprioritaskan diplomasi maritim kepada masyarakat internasional sekaligus memperkuat sistem pertahanan maritim nasional yaitu dengan pembangunan pertahanan maritim dan pengadaan alutsista kemaritiman, dan membangun pelabuhan laut yang modern serta mempercepat proses eksplorasi energi nuklir untuk mendukung infrastruktur dan konektivitas poros maritim.
Usai terselenggaranya Seminar Nasional PPSA XX, Gubernur Lemhannas mengucapkan banyak terima kasih kepada para nara sumber dan penanggap, yang telah ikut memberikan pemikiran-pemikiran yang kontruktif, dan saya juga mengucapkan terima kasih kepada perwakilan-perwakilan kementerian yang hadir dalam seminar nasional ini. Dan pada kesempatan terakhirnya, Gubernur Lemhannas secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Panglima Komando Lintas Laut Militer beserta jajarannya dan prajurit TNI Angkatan Laut KRI Banda Aceh 593, yang memberikan fasilitas dan kesempatan yang langka dan membanggakan terkait pelaksanaan seminar ini, tutup Gubernur.