Laba Bersih United Tractors; Tembus Sampai 42,60%

Laba Bersih United Tractors; Tembus Sampai 42,60%

Jakarta, Kabarindo- PT United Tractors Tbk (UNTR) sepanjang semester I-2014 berhasil meraup pendapatan sebesar Rp 27,53 triliun, naik 10,56 persen dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp 24,90 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan yang dirilis, kamis (24/7), unit usaha konstruksi berkontribusi 31 persen (Rp 8,44 triliun), kontraktor pertambangan 59 persen (Rp 16,20 triliun), dan kontraktor pertambangan 10 persen (Rp2,88 triliun) terhadap total pendapatan perseroan.

Seiring dengan peningkatan pendapatan, perseroan juga membukukan laba bersih sebesar Rp 3,28 triliun, naik 42,60 persen dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp Rp 2,30 triliun.

Hingga Juni 2014, volume penjualan alat berat Komatsu tercatat sebanyak 2.207 unit atau turun 10 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun 2013. "Hal ini terutama disebabkan karena berkurangnya permintaan alat berat dari sektor pertambangan dan perkebunan," kata manajeman perseroan.

Dari total penjualan unit tersebut, sebanyak 36 persen diserap sektor pertambangan, 28 persen diserap sektor konstruksi, 22 persen diserap sektor perkebunan, dan sisanya sebesar 14 persen ke sektor kehutanan.

Di tengah persaingan yang semakin ketat, penjualan unit Komatsu mempertahankan posisi sebagai market leader alat berat, dengan pangsa pasar sebesar 40 persen (berdasarkan riset pasar internal).

Sementara itu, pendapatan Perseroan dari penjualan suku cadang dan jasa pemeliharaan alat berat meningkat sebesar 15 persen menjadi Rp 2,88 triliun. Adanya penguatan nilai tukar dolal Amerika Serikat ditambah peningkatan pendapatan dari layanan purna jual menyebabkan pendapatan bersih dari unit usaha Mesin Konstruksi hanya turun sebesar 1 persen menjadi Rp 8,44 triliun.

Penjualan produk merek lainnya yaitu UD Trucks (sebelumnya dikenal sebagai Nissan Diesel) mengalami penurunan dari 287 unit menjadi 94 unit, sementara penjualan truk Scania juga turun dari 263 unit menjadi 242 unit seperti dilansir dari laman beritasatu.