LSF Harus Diperkuat; Ayo Lindungi Generasi Muda

LSF Harus Diperkuat; Ayo Lindungi Generasi Muda

Auditorium Gedung Film, Jakarta, Kabarindo- Memang banyak yang miris dan patut dicarikan solusi secepatnya.

Tidak saja karena film nasional tertatih-tatih mencari penontonnya yang tidak saja bisa melampaui angka 20 ribuan tapi juga susah mencari titik temu apakah ada negara untuk peningkatan mutu perfilman nasional.

Akhir pekan ini telah di gelar diskusi Meningkatkan Pertahanan dan Ketahanan Budaya Bangsa Melalui Sensor Film bersama pengurus LSF H. Anwar Fuady, SH, MH, Drs Nyoman Widi Wisrawa, Prof Dr HM Ridwan Lubis bersama pihak PPFI yang diwakili oleh Zairin Zain, dan praktisi serta akademisi dari IKJ, Hadiartomo, MSn.

Sensor itu adalah amanah menurut H. Zairin Zain yang berpendapat mewakili orang film (PPFI), Film itu persepsi yang tidak bisa disensor tapi tetap saja ia mendukung keberadaan LSF yang harus diperkuat karena tidak saja fenomena stripping sinetron tapi juga mulainya merambah film dari Turki, India, Korea maupun Taiwan.

Sementara pihak LSF diwakili oleh Prof Dr. HM Ridwan Lubis yang sebentar lagi berakhir masa tugasnya menitipkan pesan kepada pemerintah agar secara kuantitas jumlah anggota LSF mendatang harus lebih banyak karena kompleksitas tayangan atau produk audio visual yang harus diawasi.

Sementara insan akademisi dan juga mantan dekan FFTV IKJ, kerap disapa mas Hadi tetap berpulang pada filmaker yang sedini mungkin melakukan self cencored sehingga tidak akan mungkin mengambil gambar seronok atau melanggar kesusilaan.

LSF mendatang harus bisa mengikuti modernitas produk sinematografi apalagi era internet dengan menonton via smartphone di youtube atau situs film lainnya mulai marak.