LA Lights; Gelar Babak Play Off Kompetisi Streetball

LA Lights; Gelar Babak Play Off Kompetisi Streetball

Surabaya, Kabarindo- Tim EBOSS menjadi pemenang dalam kompetisi streetball play off Surabaya 2013 yang diadakan LA Lights di Grand City akhir pekan ini

EBOSS berhasil mengalahkan tim D-ROCKZ dengan skor 25-19. Sebelumnya pada babak semi final, EBOSS berhasil menundukkan POISON-V dengan skor 24-23. Sedangkan D’ROCKZ berhasil unggul atas NIGHTMARE 15-11 yang berhasil mengantarkan tim ini ke babak final. Namun akhirnya D’ROCKZ harus mengakui ketangguhan EBOSS.

Sebanyak 64 streetballers yang merupakan City Selection dari Surabaya, Samarinda, Banjarmasin dan Malang dituntut untuk lebih berani menunjukan kemampuan mereka dalam menghadapi lawan di ajang yang semakin kompetitif.

Diantara streetballers yang mewakili Surabaya adalah Agus AKA Airbus yang sebelumnya merupakan pemain Kobatama serta Dwi Yudhianto AKA Lil Tsunami yang terkenal dengan speed dan trik streetball mengecoh lawan.

Namun tim lawan juga tak kalah tangguh karena dari Malang, Tosa AKA Show Off yang pernah menjadi All Star LA Lights Streetball 2010, kembali beraksi di lapangan. Dari Samarinda, Abdul Fattah yang sempat menjalani karir basketnya bersama tim profesional Satria Muda di Asian Basketball League (Liga Basket Asia), menunjukkan permainan yang memukau. Sedangkan Banjarmasin diperkuat oleh dua All Star LA Lights Streetball terdahulu yaitu Andika AKA D.O.D dan Esto AKA Easy E.

Para juri tidak hanya melihat kemampuan peserta secara tim, namun juga kemampuan melakukan freestyle serta teknik mengecoh lawan dari masing-masing individu yang berlaga. Pada akhir setiap pelaksanaan Play Off, juri dapat memilih 16 pemain terbaik yang akan digabungkan dalam 2 tim Play Off selection. Nantinya, secara keseluruhan 6 tim akan bertanding memperebutkan gelar juara dalam grand final di Jakarta pada Oktober mendatang.

Untuk memeriahkan kompetisi, ditampilkan Lords of Gravity, kelompok akrobatik slam dunk dari Hungaria yang untuk pertama kalinya hadir di Indonesia. Penampilan mereka merupakan nilai tambah dan salah satu daya tarik pada ajang kompetisi. Pada kesempatan tersebut, mereka menunjukan atraksi slam dunk menggunakan trampolin.

Lords of Gravity sukses memecahkan rekor dunia sebagai “The Farthest Basketball Slam Dunk” atau Slam Dunk Basket Terjauh yang diadakan NBA Europe Live Tour di Berlin pada 2012.

“Kami mendatangkan Lodrs of Gravity setelah melihat aksi mereka yang luar biasa di berbagai ajang dunia. Mereka andal dalam melakukan slam dunk yang tidak biasa. Ini merupakan atraksi menarik yang diharapkan dapat menginspirasi streetballers untuk menciptakan gaya unik yang baru. Selain itu menjadi tontonan yang menarik bagi para penggemar olah raga ini,” ujar Ivan Prawira, Brand Manager LA Lights.