Kotak; Hibur Publik Surabaya

Kotak; Hibur Publik Surabaya

Surabaya, Kabarindo- Kotak tampil dalam konser dengan tata cahaya minimal yang digelar Guinness Amplify di Colors Pub & Resto pada Jumat (7/11/2014) malam.
 
Konser minimalis cahaya tersebut merupakan konsep baru dalam bermain musik secara live yang diperkenalkan di Surabaya. Selain di Surabaya, acara serupa digelar di Jakarta, Medan, Makassar dan Bandung yang merupakan rangkaian pertunjukan musik dengan menampilkan band-band terkenal Indonesia. Selain Kotak, Andra and The Backbone dan d’Masiv akan tampil mengisi acara.
 
Herman Sulina, Marketing Director for Guinness Indonesia, menjelaskan kata Amplify dari Guinness Amplify diambil dari kata amplyfyer, alat yang digunakan untuk memperkeras suara. Jadi konsep acara tersebut bertujuan menguatkan musik Indonesia ke tingkat dunia.
 
Dalam konsep tersebut, grup musik tampil dalam cahaya temaram agar penonton benar-benar menikmati musik dengan fokus pada lagu-lagu yang dibawakan, bukan pada aksi panggung mereka semata.
 
“Kami ingin penonton benar-benar fokus pada musik yang dibawakan oleh band-nya,” ujar Herman.
 
Vokalis Kotak, Tantri, mengatakan grup-nya senang bisa menghibur publik Surabaya. Tampil dalam cahaya temaram menjadi tantangan dan pengalaman yang sungguh menarik bagi grup beranggota tiga personel utama itu. Penonton diajak benar-benar menikmati musiknya serta memusatkan perhatian pada alunan nada dan lirik.
 
“Ini menjadi pengalaman yang tidak biasa dan mendebarkan bagi kami,” ujarnya bersemangat.
 
Gitaris Kotak, Cella, mengatakan dengan konsep konser yang minimalis cahaya membuat para personel Kotak harus memaksimalkan kemampuan musikal.
 
Menurut Tantri, Kotak membawakan 14 lagu dalam konser tersebut yang mencakup lagu-lagu hit, salah satunya berjudul Musik dari album baru Rock and Love.
 
Menyinggung perjalanan Kotak dalam bermusik, Tantri bersyukur atas 10 tahun yang sudah dijalani oleh Kotak. Ini merupakan perjalanan yang seru dan menyenangkan. Dan 10 tahun ke depan lagi akan mereka isi dengan menyuguhkan musik yang luar biasa.
 
“Saya kira dalam perjalanan karir, setiap musisi pernah membuat keputusan-keputusan yang berani dan penting. Hidup dipenuhi dengan berbagai tantangan yang perlu kita hadapi dan kalahkan untuk dapat mewujudkan impian kita,” ujarnya.
 
Graham Villiers-Tuthill, perwakilan dari Guinness Indonesia, mengatakan pihaknya memberikan dukungan terhadap kemajuan musik Indonesia sejak dulu dan berkomitmen akan terus melakukannya.