Koopspam VVIP; Perketat Penjagaan WEFEA

Koopspam VVIP; Perketat Penjagaan WEFEA

Jakarta, Kabarindo- Dalam rangka mensukseskan pelaksanaan World Economic Forum on East Asia (WEFEA) ke-24 tahun 2015, Komando Operasi Pengamanan (Koopspam) VVIP terus memperketat dan meningkatkan pengamanan terhadap rute perjalanan yang digunakan para delegasi hingga ke lokasi acara dan mengawasi setiap kendaraan yang melintas di seputaran Hotel Shangrila, Jakarta Pusat,  Selasa (21/4/2015).
 
Menurut Dansatgaspen Humas Kolonel Czi Berlin yang kesehariaannya menjabat sebagai Kadispenum Puspen TNI,  Koopspam VVIP WEFEA Tahun 2015 menerapkan sistem pengamanan secara profesional pada standar pengamanan tertinggi seperti pelaksanaan event internasional tingkat dunia lainnya.
 
“Personel Koopspam berupaya semaksimal mungkin memastikan keamanan dan keselamatan lokasi penginapan yang digunakan tamu-tamu VVIP, melaksanakan pengamanan rute lalu lintas yang dilewati para delegasi dan pengawalan fisik tamu VVIP, mengamankan lokasi penyelenggaraan WEFEA dari tanggal 19 hingga 21 April 2015 di Hotel Shangrilla dari setiap ancaman kemungkinan yang mungkin terjadi”, kata Dansatgaspen.
 
“Kami juga melakukan pengawasan aktif setiap kendaraan yang melintas di sekitar lokasi, membantu pemeriksaan secara teliti setiap kendaraan yang memasuki lokasi hotel, guna memastikan bahwa personel dan kendaraan beserta barang bawaannya benar-benar steril dari segala hal yang dapat mengganggu pelaksanaan WEFEA Tahun 2015”, jelas Dansatgaspen.
 
Sementara itu, Dantim Escape Bundaran Hotel Indonesia yang kesehariannya menjabat Danki Ban Batalyon Mekanis 201 Gandaria Jakarta, Lettu Inf Wayan Budi Santosa, mengatakan bahwa penjagaan masing-masing  unit yang sudah ditempatkan pada lokasi/titik jalur lintasan para tamu negara berjumlah 10 orang dan satu mobil Vanser Anoa dari Batalyon Mekanis 201, dibantu dari Pomad satu orang dengan satu unit motor Foreder dan tiga orang dari Kesdam beserta mobil Ambulan.
 
“Tugas pokok dari Tim Escape ini adalah apabila terjadi suatu kerawanan atau insiden, maka tim akan segera mengevakuasi ke rumah sakit atau ke tempat aman yang terdekat”, ujar Lettu Inf Wayan Budi Santosa.