Kontingen Kecamatan Gamping; Jadi Penyaji Terbaik Pertama

Kontingen Kecamatan Gamping; Jadi Penyaji Terbaik Pertama

SLEMAN, Kabarindo– Kontingen kethoprak dari Kecamatan Gamping yang membawakan lakon “Sang Anusapati” berhasil meraih sebagai Penyaji terbaik pertama pada Festival Kethoprak Kabupaten Sleman Tahun 2015 yang diselenggarakan selama 9 (sembilan) hari dari tanggal 11 September hingga Sabtu 19 September 2015.

Kontingen ini mampu menyisihkan 16 kontingen kecamatan lainnya se Kabupaten Sleman. Dengan demikian kontingen Kecamatan Gamping berhak atas tropy dan uang pembinaan sebesar Rp.15 juta.
 
Penyerahan kejuaraan disampaikan oleh Penjabat Bupati Sleman Ir. Gatot Saptadi, Sabtu malam 19 September 2015 di Lapangan Denggung Sleman. Hadir pula dalam kesempoatan tersebut Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta,  Sekda Sleman dr. Sunartono, M.Kes, dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ir. AA Ayu Laksmidewi TP, MM.
 
Penyaji terbaik kedua diperoleh kontingen Kecamatan Berbah yang membawakan lakon “Grombolan Gagak Seto” yang berhak atas tropy dang uang pembinaan Rp.10 juta, dan penyaji terbaik ketiga oleh kontingen Kecamatan Sleman dengan lakon “Kidung Panglilih” yang memperoleh tropy dan uang pembinaan Rp.7,5 juta.
 
Sedangkaan juara harapan 1,2 dan 3 secara berturut-turut adalah kontingen Kecamatan Minggir dengan lakon “Tumenggung Mayang”, Kecamatan Ngemplak dengan lakon “Kembang Malelo” dan Kecamatan Godean dengan lakon “Angreni”. Ketiganya memperoleh tropy dan uang pembinaan masing-masing Rp.5 juta.
 
Terpilih sebagai sutradara terbaik dari kontingen “Sang Anusapati” Gamping, penata iringan terbaik dari kontingen “Kidung Panglilih” Kecamatan Sleman, penata rias dan busana terbaik dari kontingen “Angreni” Kecamatan Godean, penata artistik terbaik dari kontingen Sang Anusapati” Kecamatan Gamping. Sedangkan peran putri terbaik adalah pemeran Sulastri dari kontingen “Grombolan Gagak Seto” Kecamatan Berbah, peran putra terbaik oleh kontingen “Tumenggung Mayang” dari Kecamatan Minggir. Peran pembantu putri adalah pemeran Mirah dari kontingen “Kidung Panglilih” Kecamatan Sleman, dan peran pembantu putra adalah pemeran Jumadil Geno dari kontingen “Kembang Malelo” Kecamatan Ngemplak. Kesemuanya memperoleh tropy dan uang pembinaan Rp.2 juta. Sedangkan pembinaan terbaik diraih oleh Kecamatan Berbah yang memperoleh uang pembinaan sebesar Rp.10 juta.
 
Dalam sambutannya Penjabat Bupati Sleman Ir. Gatot Saptadi mengatakan bahwa festival kethoprak yang diselenggarakan oleh dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman disamping merupakan upaya untuk melakukan pembinaan terhadap potensi kesenian kethoprak yang ada diwilayah Kabupaten Sleman, juga dimaksudkan untuk memberikan hiburan dan tontonan kepada masyarakat umum. Gatot menambahkan bahwa melalui kesenian pertunjukan kethoprak diharapkan akan menumbuhkan kecintaan dan handarbeni terhadap budaya lokal dengan harapan akan meningkatkan kualitas masayarakat. Para seniman kethoprak diharapkan untuk terus berkreasi dalam berkarya dan meningkatkan kualitas pertunjukan seni kethoprak dengan tetap mengedepankan “pakem” atau aturan yang benar sehingga selain menjadi tontonan, hiburan dan tuntunan juga dapat memberikan inspirasi yang positif dalam kehidupan bermasyarakat.