Kapolri Badrodin Haiti; Siap Brantas Pembajakan HKI

Kapolri Badrodin Haiti; Siap Brantas Pembajakan HKI

Jakarta, Kabarindo- Setelah sekian lama menjadi Plt.Wakapolri Jenderal Badrodin Haiti akhirnya dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Kapolri R.I akhir pekan kemarin di istana negara.

Kapolri mengatakan bahwa di tubuh Polri saat ini sudah tidak ada permasalahan lagi, namun perlunya kita bersama sama untuk mendukung pembenahan di Institusi Negara yang kita cintai ini, lugas Kapolri.

Di sela sela hari pertama menjabat sebagai Kapolri, beliau disibukkan dengan kedatangan artis dan musisi ibu kota di kantor Mabes Polri, adapun maksud dan tujuan para kelompok artis dan musisi ini untuk menyampaikan  kepiluan dan kegelisahan mereka terhadap pembajakan Hak Kekayaan Intelektual khususnya Hak Cipta.

Salah satu diantara mereka adalah berprofesi sebagai musisi sekaligus anggota dewan, yaitu Anang Hermansyah dan tidak ketinggalan pula para perwakilan produser lebel musik seperti dari Nagaswara, Aquarius dan lainnya.

Kedatangan mereka semua mempunyai misi yang sama yakni mendesak dan bekerjasama dengan Polri serta juga dengan jajaran pemerintahan Joko Widodo untuk segera menuntaskan kasus kasus pelanggaran HKI yang sudah sekian lama dalam penindakan serta implementasi yang berjalan sampai saat ini tidak memberikan rasa kepuasan dan keadilan untuk para musisi / artis dan juga para produser lebel musik, tegas Rahayu Kertawiguna sebagai  produser lebel Nagaswara.

Dalam kesempatan itu pula  para musisi / artis bersepakat untuk membentuk tim kerja yang  nantinya akan dibuat sistem terpadu dalam mendorong dan melakukan kegiatan terencana untuk pemberantasan aksi pembajakan HKI.
Sebagai Kapolri yang memiliki Integritas tinggi, Badrodin Haiti menyerukan kepada jajarannya agar siap berkoordinasi dengan teman teman musisi/artis untuk menindak lanjuti tindakan pelanggaran dibidang Hak Kekayaan Intelektual, tambah Kapolri.

Apalagi redaksi mencatat pihak Nagaswara dalam hal ini Rahayu Kertawiguna sudah menyandangkan kepada Joko Widodo sebagai Presiden Anti Pembajakan jauh hari sebelum ia menjabat jadi presiden sebagai komitmen awal pemerintahan yang anti pembajakan.


Stop Pembajakan !