Kapal Peti Kemas Musi River; Pertama Kali Layani Rute Jakarta-Bengkulu

Kapal Peti Kemas Musi River; Pertama Kali Layani Rute Jakarta-Bengkulu

Jakarta, Kabarindo- Pelabuhan Pulau Baai berada sekitar 20 km dari pusat kota Bengkulu serta memiliki wilayah penunjang potensi produk yang cukup luas dengan potensi dan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan agrobisnis, pertambangan dan industri.

Melihat fungsi dan peran vital Pelabuhan Pulau Baai dalam perkembangan perekonomian di Provinsi Bengkulu, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC cabang Bengkulu terus melakukan optimalisasi layanan pelabuhan, terutama berfokus pada kelayakan fasilitas pelabuhan bagi kapal-kapal dengan bobot di atas 6.000 ton.

Pelabuhan Pulau Baai hari ini untuk pertama kalinya akan menerima kedatangan kapal peti kemas, yang merupakan perkembangan signifikan sejak dilakukannya pengerukan tahun lalu. Setelah mampu melakukan revitalisasi pengelolaan produk batu bara, maka Pelabuhan Baai  kini semakin siap untuk memberikan layanan kepelabuhanan internasional.

Kapal peti kemas pertama yang akan sandar ke Pelabuhan Pulau Baai bernama Musi River dengan panjang 115,5 meter dan berat bobot mati 5.014 GT serta membutuhkan draft kedalaman 5,35 meter. Kapal Musi River akan membawa total sebanyak 86 bongkaran ke Pelabuhan Pulau Baai yang terdiri atas 80 box semen, 1 box mobil, dan 5 box sabun.

“Pengembangan Pelabuhan Pulau Baai ini menjadi bagian dari misi kami untuk memberikan layanan pelabuhan kelas dunia di seluruh pelabuhan yang kami kelola,” ujar RJ Lino, Direktur Utama IPC.