Kantor Pos Kebonrojo Surabaya; Laksanakan Pembayaran BLSM Tahap II

Kantor Pos Kebonrojo Surabaya; Laksanakan Pembayaran BLSM Tahap II

Surabaya, Kabarindo- Kantor Pos Besar Kebonrojo Surabaya melaksanakan pembayaran Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) tahap II mulai 2 – 30 September.

“Pelaksanaan pembayaran BLSM Tahap II secara nasional serentak dimulai 2 September,” ujar Endro Pranowo, Kepala Area VII Ritel dan Properti Jatim PT Pos Indonesia selaku Ketua Satgas BLSM Jatim pada Selasa (3/9).

Ia mengatakan, PT Pos telah tiga kali ini melaksanakan pembayaran bantuan kepada masyarakat yaitu Bantuan Langsung Tunai (BLT) pada 2005 dan 2008 serta BLSM pada 2013 ini. Pembayaran BLSM Tahap I untuk Juli - Agustus sebesar Rp. 300 ribu sudah dilaksanakan dan bulan ini dilaksanakan pembayaran untuk September – Oktober juga sebesar Rp. 300 ribu.

“Jika dana BLSM tahap I belum diambil, yang bersangkutan bisa mengambilnya sekaligus dengan BLSM tahap II,” ujar Endro.
Untuk Surabaya, selain di Kantor Pos Kebonrojo, pembayaran juga dilaksanakan di Kantor Pos Wonokromo, Dukuh Kupang dan Jemursari.

Endro menyebutkan, pihaknya melaksanakan pembayaran BLSM untuk Kecamatan Sukolilo sebanyak 2185 RTS (Rumah Tangga Sasaran), untuk Kecamatan Mulyorejo 953 RTS, untuk Kecamatan Tambaksari berjumlah 5603 RTS, untuk Kecamatan Krembangan sebanyak 2897 RTS, untuk Kecamatan Bubutan 2786 RTS sedangkan untuk Kecamatan Simokerto 5835 RTS.

Pembayaran BLSM dibagi per kecamatan. Pada Senin (2/9) pembayaran diberikan kepada penerima BLSM untuk Kecamatan Sukolilo dan Mulyorejo. Pada Selasa (3/9) diperuntukkan penerima BLSM dari Kecamatan Tambaksari, sementara penerima BLSM dari Kecamatan Simokerto bisa mengambil pada 10 September. Sedangkan pada 11 September diperuntukkan penerima BLSM dari Kecamatan Krembangan dan Bubutan.

Menurut Endro, dalam pembayaran untuk Kecamatan Sukolilo pada Senin (2/9) kemarin, mereka yang mengambil BLSM berjumlah 1461 RTS dari 2185 RTS penerima. Sedangkan yang mengambil BLSM dari Kecamatan Mulyorejo baru 529 RTS dari 953 RTS.

“Mungkin mereka belum sempat mengambil karena berbagai sebab,” ujarnya.

Endro mengatakan, penerima BLSM harus mengambil haknya sesuai jadwal pengambilan. Jika berhalangan, pengambilan BLSM bisa diwakilkan kepada anggota keluarga lainnya dengan membawa Kartu Perlindungan Sosial (KPS), bukti pendukung tambahan seperti Kartu Keluarga dan KTP serta surat kuasa.

Ia menambahkan, PT Pos menargetkan pembayaran BLSM selesai pada 30 September, namun masih memberikan kesempatan bagi penerima untuk mengambilnya hingga 2 Desember. Jika belum diambil hingga tanggal tersebut, maka dana BLSM akan dikembalikan kepada pemerintah.