KPK Rilis Nominasi Festival Film Anti Korupsi; Diumumkan 14 Desember 2013

KPK Rilis Nominasi Festival Film Anti Korupsi; Diumumkan 14 Desember 2013

Jakarta, Kabarindo- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan berbagai cara untuk mengkampanyekan anti korupsi.

Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan menyelenggarakan Festival Film Anti Korupsi.

Dua bulan lalu, KPK membuka kesempatan pada sineas profesional hingga pelajar untuk berpartisipasi dalam acara ini. Tercatat ada 181 film yang didaftarkan untuk mengikuti festival ini.

Dalam konferensi pers pengumuman nominasi, Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja mengungkap ada 45 film yang dinyatakan lolos penjurian tahap awal.

Terdiri atas enam film kategori fiksi pendek umum, empat film fiksi pendek pelajar, tiga film fiksi panjang umum, lima film dokumenter pendek pelajar, empat film dokumenter pendek umum, empat film dokumenter panjang umum, lima film pendek animasi pelajar, enam film pendek animasi mahasiswa dan umum, empat games animasi umum dan mahasiwa dan empat games animasi pelajar.

"Kami sampaikan apresiasi tinggi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi aktif mendukung upaya pemberantasan korupsi dengan mempersembahkan karya-karya terbaik anak bangsa melalui film dan mengikutserakannya dalam festival antikorupsi 2013," kata Adnan di kantor KPK, Selasa (3/12) seperti dilansir dari laman beritasatu.

Adnan menjelaskan film tersebut akan diputar di lima kota, yaitu Jakarta, Malang, Palu, Balikpapan dan Padang mulai 9 hingga 13 Desember 2013

Sementara acara pemberian penghargaan kepada pemenang bakal dilakukan pada 14 Desember 2014. Pemenang, kata Adnan bakal mendapatkan hadiah berupa piala dan laptop.

Salah satu dewan juri di festival ini, yaitu Inne Febrianti mengatakan film-film ini merupakan alat untuk menyebarkan virus anti korupsi.

"Lewat film berantas korupsi jauh lebih efektif," kata Inne.

Juri lainnya, yaitu Tino Saroenggalo mengatakan festival film ini tak sekedar virus, melainkan vaksin untuk memberantas korupsi di Indonesia.

Tino mengapresiasi tema film yang diangkay oleh para pelajar yang berpartisipasi dalam festival ini.

"Tema korupsi ada kaitan dengan uang. Ada yang merekam jam kosong di sekolahan. Guru nggak masuk itu juga korupsi. Nyontek. Pemberi contekan korupsi. Ini menarik diangkat jadi tema," kata Tino.

Beberapa film yang masuk nominasi festival film anti korupsi di antaranya adalah film garapan Deddy Mizwar berjudul Alangkah Lucunya Negeri Ini. Film dokumenter karya sineas muda Andi Bachtiar Yusuf berjudul Hope juga masuk dalam nominasi.