KPAI Minta Hukuman Mati; Bagi Polisi Pelaku Mutilasi Anak

KPAI Minta Hukuman Mati; Bagi Polisi Pelaku Mutilasi Anak

Jakarta, Kabarindo- Terkait dengan kasus mutilasi oknum Polisi pada dua anaknya di Kalbar.

KPAI menyampaikan hal-hal sebagai berikut berkenaan rilis via whatsapp yang disampaikan langsung oleh Ketua KPAI, DR. H. Asrorun Niam Sholeh, bahwa:

1. KPAI mengutuk tindakan kriminal yg dilakukan oknum polisi Brigadir Petrus Bakus, anggota Sat Intelkam Polres Melawi, Kalbar, yg tega membunuh dua anaknya sendiri dengan sadis.

Tindakan tersebut adalah biadab, menistakan kehormatan kemanusiaan yang harus diberikan hukuman mati. Pelaku yg seharusnya bertanggung jawab dalam pengasuhan dan perlindungan anak, justru menjadi pelaku pembunuhan dg sangat kejam.

2. KPAI meminta APH untuk melakukan langkah hukum scr cepat dan akurat sehingga menjamin kepastian hukum dan perlindungan nyawa, apalagi anak.

3. Meminta masyarakat, media untuk tidak menyebarkan foto-foto korban, termasuk melalui medsos secara viral, karena hal itu bertentangan dengan UU, dan ada sanksinya.

4. KPAI meminta kepolisian melakukan langkah-langkah internal untuk mendalami faktor-faktor yg menyebabkan terjadinya tindakan biadab ini.

Termasuk evaluasi untuk lebih selektif dalam melakukan penjaringan anggota.

5. Masyarakat, khususnya mengintensifkan pembinaan terhadap personelnya, salah satunya dengan langah menguatkan ketahanan keluarga. Ketahanan keluarga menjadi salah satu alat ukur untuk promosi dan demosi.