KKP RI Rilis SNI Produk Perikanan; Fokus Pengolahan

KKP RI Rilis SNI Produk Perikanan; Fokus Pengolahan

Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Kabarindo- Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Pagi ini bersama dengan seluruh jajaran dari Laboratorium Pengendalian/pembinaan dan Pengujian mutu hasil perikanan seluruh Indonesia yang ada di 33 provinsi dibawahi Dinas Perikanan.

Dihadiri oleh Sekjen KKP, Syarief Widjaja dan diawali paparan Direktur Pengolahan Hasil Santoso, MPhil bersama dengan Ir. Saut Hutagalung, MSc selaku Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan KKP RI.

Tidak hanya KKP merilis SNI Produk Perikanan yang fokus pada pengolahan ikan bersama dengan kepala Lab seluruh Indonesia yang menjadi garda terdepan penerapan bersamaan dengan Bulan Mutu dan Keamanan hasil keamanan bersama badan SNI dan BP-POM.

"SNI produk perikanan berkenaan kesiapan Indonesia menghadapi AEC-Asean Economic Community 1 Januari 2015 sebagai negara maritim. KKP serius dengan mutu dengan memantapkan diri agar menjadi pemain utama bukan hanya persiapan. Industri pengolahan hasil melalui Unit Pengolahan Ikan (UPI) skala besar dan skala kecil menengah akan didorong oleh KKP untuk melakukan efisiensi dan inovasi untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing dengan menekan limbah menjadi nol (zero waste). Indonesia sudah punya 63.000 lebih UPI, UPI skala besar berjumlah sekitar 613 unit dan sisanya kecil dan menengah," papar Santoso mengawali.

Lanju dipapar oleh Saut bahwa kata kunci adalah daya saing yang masih lemah di tengah pusaran pasar global. Pencanangan SNI produk perikanan ini menjadi penting karena standarisasi ini dibutuhkan dalam persaingan dunia.

"Nilai ekspor perikanan kita sekarang itu adalah 450 Juta US $ ke Eropa dan target produk olahan perikanan sebesar 4,8 juta ton pada tahun 2012 sudah tercapai sementara target tahun 2013 sebesar 5 juta ton. KKP harus memenuhi 160 standar untuk bersaing dan kami sudah ada 8 produk yang diajukan untuk di SNI-kan kepada Badan SNI," papar Saut.

Acara juga dihadiri oleh Kepala Badan SNI, Bambang.

Anda harus tahu bahwa Direktorat Jenderal Pengolahan & Pemasaran Hasil Perikanan melalui Panitia Teknis 65-05 produk perikanan sampai saat ini telah berhasil menyusun 160 SNI yang terdiri dari SNI produk perikanan dan SNI metode pengujian. Pada tahun 2013 PT 65-05 telah menyelesaikan Rancangan SNI sebanyak 8 RSNI yang sudah diserahkan ke BSN untuk dijadikan SNI termasuk produk kaleng dari UKM dan lainnya dengan standar mutu.

Untuk mempercepat harmonisasi SNI produk perikanan dengan standar internasional pada saat ini Direktorat Pengolahan Hasil bekerjasama dengan project TSP 2 sedang melakukan kajian harmonisasi SNI produk perikanan dengan standar regional dan internasional seperti standar dari negara-negara ASEAN, standar ISO, Codex, standar dari Uni Eropa dan standar internasional lainnya.

KKP sudah punya satu lembaga sertifikasi produk (LS-pro) dan sedikitnya 25 laboratorium perikanan yang sudah terakreditasi.


Welcome SNI Perikanan...........!