Jean Claude Debiève; Siap Papar Seni Wewangian Prancis

Jean Claude Debiève; Siap Papar Seni Wewangian Prancis

Surabaya, Kabarindo- Institut Français Indonesia (IFI) Surabaya untuk pertama kalinya akan mengadakan diskusi seputar seni parfum Prancis di Auditorium IFI Surabaya pada Kamis, 23 April 2015 mendatang.
 
Pramenda Krishna A., Penanggung jawab Budaya & Komunikasi IFI Surabaya, mengatakan acara tersebut bertajuk Seni Wewangian Prancis yang digelar bekerja sama dengan Garindo dan Payan Bertrand, perusahaan parfum asal kota Grasse, Prancis. Grasse dikenal sebagai ibu kota parfum dunia.
 
IFI akan menampilkan pembicara Jean Claude Debiève (baca: Zang Klod Debièf), ahli parfum Prancis, untuk berbagi pengalaman di dunia wewangian. Diskusi akan berlangsung dalam Bahasa Prancis dan diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.
 
“Acara ini terbuka untuk umum dan gratis. Namun tempatnya terbatas, maksimal 100 peserta. Publik yang ingin menjadi peserta, silakan datang lebih awal untuk registrasi,” ujarnya.
 
Jean Claude Debiève berkenalan dengan dunia parfum dari sang ayah, seorang Head Perfumer yang berafiliasi dengan perusahaan Brasil. Setelah meraih gelar MBA dari sekolah bisnis Prancis, pada 1982, ia menjadi parfumer trainee di perusahaan desain wewangian Prancis, Roure Bertrand Dupont, yang berbasis di Grasse dan Paris.
 
Setelah satu tahun, Debiève dikirim ke New York untuk menjadi Manajer Area selama tiga tahun di divisi perfumery di Roure untuk pasar Amerika Serikat dan Amerika Selatan. Ia kemudian pindah ke Argentina sebagai Sales Manager di Roure Argentina selama dua tahun.

Debiève kembali ke Prancis pada 1987 lalu pada 1988 ia menjadi Parfumery Director selama 16 tahun di Synarome, perusahan wewangian dan bibit parfum terkemuka di Paris. Kemudian sejak 2004 hingga kini, ia menjadi Direktur Parfum di Payan Bertrand - General Aromatics yang berbasis di kota Grasse.