Java Paragon Surabaya; Sajikan Makanan Timur Tengah

Java Paragon Surabaya; Sajikan Makanan Timur Tengah

Surabaya, Kabarindo- Sebentar lagi memasuki Ramadhan.

Umat Islam akan menjalankan ibadah puasa.

Hotel-hotel pun siap memenuhi kebutuhan dan keinginan para tamu yang ingin berbuka puasa bersama dengan menyajikan bermacam hidangan secara buffet mulai dari takjil, makanan pembuka hingga penutup.

Salah satunya Hotel Java Paragon di Surabaya yang menyajikan aneka hidangan bernuansa Timur Tengah dan Asia. Tamu bisa memilih sesuai selera. Ada Pita Bread, Simit, Shawarma, Baba Ghanoush, Kebab, Tahini Dip, Kusari, Falafel, Bagel dan lain-lain. Tak ketinggalan Nasi Goreng Petai Buntut atau Nasgor Petut yang menjadi menu spesial.

“Kami menyajikan bermacam menu ala Timur Tengah untuk melengkapi suasana Ramadhan. Tapi juga ada menu-menu lain dari Asia termasuk Indonesia karena tamu kami kan dari berbagai kota. Sebagian mereka tentu mencari makanan tradisional. Karena itu disajikan Nasi Goreng Petut,” ujar Humas Java Paragon, Dyah Wahyu Utami, pada Jumat (27/6/2014). 

Aneka menu tersebut hasil kreasi Executive Chef Dwi Harjoko bersama tim dapur Paragon. Ia mengatakan, aneka hidangan Timur Tengah tersebut diolah dengan bumbu yang sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia sehingga tidak terlalu kuat cita rasa Timur Tengahnya.

“Masakan Timur Tengah kan dikenal kuat rempahnya. Kita kurangi takarannya, disesuaikan dengan lidah orang Indonesia, tapi tetap tak meninggalkan cita rasa Timur Tengah,” ujar Chef Dwi.

Untuk hidangan pembuka, bisa menyantap Shawarma yang dipadu dengan salad, garlic sauce dan Pita Bread. Bahan Pita Bread antara lain apel Malang, dada ayam, yogurt, selada dan daun ketumbar. Jadi memenuhi kebutuhan tamu yang ingin menikmati hidangan mencakup daging, sayuran dan yogurt.

Sedangkan Falafel terbuat dari tepung, buncis, kacang garbanzo dengan bumbu bawang merah dan putih, ketumbang, jinten, lada dan garam. Untuk Tahini Dip, bahannya adalah jeruk lemon, biji wijen, minyak zaitun, minyak wijen dan garam. Sementara Bagel terbuat dari terigu protein tinggi, gula pasir, susu, minyak zaitun dan garam.

Terigu protein tinggi juga digunakan sebagai salah satu bahan Simit. Lain-lainnya adalah telur, minyak sayur, wijen, ragi instan, gula dan garam. Pada menu Kusari, menggunakan tepung terigu, telur, susu, gula pasir, baking powder, garam dan ragi instan. Sedang Baba Ghanoush terbuat dari terong ungu, tahini, lemon, minyak zaitun dengan bumbu bawang putih, garam dan cabe bubuk. Menu ini dipadukan dengan tortilla.

Menu spesial adalah Nasi Goreng Petai Buntut. Sesuai namanya, bahan yang tak boleh ketinggalan adalah petai serta daging buntut sapi yang digoreng dan disuwir-suwir. Lain-lainnya adalah nasi putih, telur, daun sawi hijau, tauge panjang, petut paste dengan bumbu bawang putih, fish gray, chicken powder, daun bawang, kecap manis dan merica bubuk.

Cara membuatnya mudah. Panaskan dahulu 2 sendok makan minyak, masukkan telor, buat orak-arik lalu sisihkan di pinggir wajan. Tambahkan 2 sendok makan minyak lalu tumis bawang putih hingga harum. Aduk rata dengan telur. Kemudian masukkan nasi putih dan semua bahan. Tumis hingga matang. Sajikan menu ini dengan garnish buntut bakar.

Siap disantap. Hmm...rasanya sedap. Cocok bagi penyuka nasi goreng yang dikombinasi buntut dan petai. Paduan yang pas dan mantap. Menggoyang lidah.