JTBF; Jadi Sarana Komunikasi Pebisnis Pariwisata Jakarta

JTBF; Jadi Sarana Komunikasi Pebisnis Pariwisata Jakarta

Jakarta, Kabarindo- Jakarta Tourism Business Forum (JTBF) 2014.

Jadi ajang silaturahmi dan sarana komunikasi antara para pemangku kepentingan pariwisata "sellers" dan para pelaku industri pariwisata "buyers".

"Acara ini bagus sekali, sesuai dengan judulnya, acara ini sangat 'kena' lah, kami dapat menambah data base, kenalan, dan link," kata Ima Sharief, Mapanget Mega Wisata Tours and Travel saat acara City Tour JTBF di Jakarta, Kamis.

Hal senada juga disampaikan Yusak, pemilik Diva Tour and Travel asal Jambi yang mengaku sangat senang dapat bertemu dengan banyak sellers dan buyers dalam acara yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi DKI Jakarta tersebut.

"Saya sangat senang sapat mengikuti JTBF, semua rangkaian acaranya juga sangat menyenangkan, dan saya sangat menikmati dapat bertemu dengan teman-teman dari penjuru daerah," katanya.

"Harapan kami dinas pariwisata bisa terus melakukan acara sperti ini karena di daerah belum banyak informasi," lanjutnya.

Dengan banyaknya informasi yang didapat, menurut Yusak dapat meningkatkan bisnis mereka yang dapat berdampak baik bagi perekonomian.

"Kalau pengusaha semakin banyak kan ekonomi semakin baik," kata Yusak.

Sementara itu, Fifi Nento dari Gorontalo pemilik Royal Tour and Travel berharap bahwa acara serupa dapat diselenggarakan tidak hanya di Jakarta, namun juga diberbagai kota di Indonesia.

"Harapan ke depan acara seperti ini dapat diadakan di daerah agar masing-masing daerah dapat mempromosikan pariwisata mereka," katanya.

Acara JTBF 2014 sendiri digelar mulai tanggal 2 hingga 5 Desember 2014 dan diikuti oleh sekitar 100 pelaku industri pariwisata Jakarta (Sellers) dan sekitar 194 pelaku industri pariwisata dari biro perjalanan wisata (Buyers) asal 30 kota di Indonesia dan enam negara ASEAN seperti dilansir dari laman antaranews.