Inilah 4 Pemenang Fellowship LOreal-Unesco; Congratz.........!

Inilah 4 Pemenang Fellowship LOreal-Unesco; Congratz.........!

Ruang Apung, Perpustakaan UI Depok, Kabarindo- Diawali dengan rilisnya buku berjudul Sky High dari penulis inspiring, Angkie Yudistia.

Ia menulis kisah-kisah inspiratif perempuan peneliti peraih penghargaan L'Oreal-Unesco For Women in Science Indonesia. Dilanjutkan dengan seminar Sciencepiration bersama Prof. DR. Arief Rachman selaku Ketua Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (KNIU) Kemdikbud bersama tentu saja para Fellow LOreal-Unesco FWIS.

Dari rilis yang diterima redaksi, sampai saat ini sudah ada 30 fellow Indonesia (Penerima penghargaan LOreal FWIS National Indonesia) yang terdiri dari 22 Fellows dari kategori Life Science dan 8 Fellows dari kategori Material Science yang telah menerima penghargaan dimana 5 diantaranya telah diakui secara internasional.

"Tidak hanya uang penelitian sebesar 75 Juta tapi juga networking, penetrasi penelitian serta publisitas dari media. Ajang ini sangat penting dan saya sebagai Fellow sangat bangga dan berterima kasih kepada pihak LOreal Indonesia dan Unesco kepada para perempuan peneliti muda," papar Upik (FK Unhas) Fellow 2011.

Ia bersama dengan Fellow diu tahun yang sama, Is Fatimah (UII Jogja) dan Yosmina Tapilatu dari LIPI Ambon.

Inilah perempuan peneliti  muda yang memenangi Fellowship tahun 2013:
A. Kategori Life Sciences
1. Dr. Yosi Agustina ( ITB) "Analisis Korelasi penyakit Tuberculosis dengan komorbilitas Diabetes Mellitus untuk mencari pengobatan yang optimal melalui pendekatan farmakologi dan mangement science".
2. Ratih Asmana Nigrum (LIPI-Bioteknologi) "Pengembangan anti kanker mutein rekombinan interfon Alpha-2B agar lebih tahan terhadap protease untuk tujuan terapi oral".
3. Yusnita Rifai, PhD, Apt (Farmasi-Unhas) "Deteksi biosensor terhadap c-terminal telopeptida untuk analisis degradasi kepadatan massa tulang dan pencegah osteoporosis".

B. Kategori Material Sciences
4. Dr. Indri Badria Adilina (Kimia-LIPI) "Pengembangan material nanokomposit berbasis bentonit sebagai katalis untuk konversi selektif komponen minyak atsiri Adi menjadi bahan kimia bernilai tinggi"

Acara dihadiri oleh Vismay Sharma selaku CEO PT. LOreal Indonesia. "Di antara semua negara peserta di Asia Pasific, Indonesia menjadi negara dengan penerima Fellowship tertinggi hingga hari ini. Hal ini membuktikan bahwa perempuan peneliti muda Indonesia memiliki potensi yang besar," paparnya lugas sambil menyalami satu persatu Fellow 2013 yang menerima dana penelitian 80 juta.

Lanjut Vismay berharap agar para Fellow termasuk yang terpilih tahun 2013 dapat menggunakan Fellowshipnya untuk menciptakan dampak signifikan bagi kemajuan Indonesia melalui penelitian mereka.

Membanggakan karena tidak saja berusia muda mulai dari 31 tahun dan sudah bergelar S3 sampai usia tertua 37 tahun.


Congratz...................!