Indosat Ooredoo; Cetak Calon Investor Andal Pasar Modal

Indosat Ooredoo; Cetak Calon Investor Andal Pasar Modal

Surabaya, Kabarindo- Indosat Ooredoo memberikan penghargaan kepada enam pemenang terbaik Indosat Ooredoo Stock Trading Contest (ISTC) 2016 berupa uang tunai dan penyertaan modal.
 
Keenam peserta tersebut berasal dari Jakarta, Depok, Yogyakarta, Malang dan Padang. Para pemenang dinilai berdasarkan kriteria keberhasilan menentukan strategi investasi yang tepat, mendapat peringkat (portfolio) terbaik, membuat rencana ke depan sebagai investor serta masukan untuk pengembangan pasar modal Indonesia.
 
Program yang diselenggarakan untuk meningkatkan jumlah investor andal di pasar modal Indonesia ini berhasil menjaring 10.000 peserta dari seluruh Indonesia pada tahun kedua penyelenggaraannya.
 
“Jumlah peserta meningkat dari sekitar 8.000 orang tahun lalu menjadi 10.000 orang. Artinya, terjadi peningkatan minat dari generasi muda untuk terjun ke dunia pasar modal. Melihat antusiasme peserta, kami percaya program ISTC merupakan salah satu program yang bisa mewujudkan Indonesia sebagai salah satu negara ekonomi terbesar di Asia,” ujar President Director & CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli, pada Rabu (5/4/2017).
 
Data BEI mencatat sampai dengan akhir pekan lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah menguat 5,12% menjadi 5.568,10 poin dari 5.296,71 poin pada akhir 2016. Pada Kamis (30/3), IHSG sempat menyentuh level tertinggi sepanjang berdirinya BEI yaitu pada 5.592,95 poin. Penguatan IHSG juga diikuti oleh kapitalisasi pasar yang tumbuh 5,24% menjadi Rp.6.055,23 triliun dari Rp.5.753,61 triliun. Level kapitalisasi pasar pada Kamis (30/3) juga merupakan yang tertinggi sepanjang masa yaitu pada Rp.6.078 triliun.
 
Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Nicky Hogan, mengatakan dengan semakin atraktifnya performa bursa saham Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, diharapkan dapat semakin meningkatkan minat masyarakat untuk menjadi investor di BEI. Saat ini jumlah investor pasar modal Indonesia baru mencapai 564.952 single investor identification (SID).
 
Indosat Ooredoo memahami minat masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi di bursa saham masih minim. Berdasarkan data di BEI, dari sekitar 250 juta penduduk Indonesia, hanya 529.257 orang yang berpartisipasi di bursa saham atau kurang dari 1%.
 
Melalui ISTC, Indosat Ooredoo ingin menumbuhkan minat masyarakat terutama generasi muda untuk berpartisipasi di bursa saham Indonesia dengan memaksimalkan manfaat dunia digital. Dalam bertransaksi, para peserta ISTC menggunakan aplikasi digital untuk bertransaksi secara virtual dengan data real time dari BEI. Aplikasi tersebut merupakan hasil kerja sama Indosat Ooredoo dengan BEI dan Trimegah Securities.
 
“Kami ingin menanamkan kepada generasi muda bahwa pasar modal menjadi salah satu roda penggerak ekonomi Indonesia. Dengan menjadi investor yang aktif di pasar modal, secara tidak langsung kita telah membantu perekonomian negara,” ujar Rusli.