Indonesia; Siap Gandeng Negara Kepulauan Pasifik

Indonesia; Siap Gandeng Negara Kepulauan Pasifik

Jakarta, Kabarindo- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Ia menegaskan Indonesia dan pemerintahan negara-negara di Kepulauan Pasifik yang tergabung dalam Forum Pembangunan Negara-Negara Kepulauan Pasifik (PDIF) dalam meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi memiliki tujuan yang sama.

"Aspirasi PIDF untuk mencapai perkembangan kawasan Pasifik yang berklanjutan sama dengan pendekatan yang dilakukan untuk pembangunan yaitu pro growth, pro poor, pro job dan pro environment," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat menyampaikan pidato kunci dalam pembukaan pertemuan II Forum Pembangunan Negara-Negara Kepulauan Pasifik yang berlangsung di Resort Denarau, Nadi, Fiji, Kamis pagi waktu Fiji atau Kamis dinihari waktu Jakarta.

Dengan kesamaan pandangan itu, kata Presiden, Indonesia dan negara-negara di Pasifik Selatan memiliki ikatan yang kuat untuk mendorong kerjasama yang saling menguntungkan.

"Sebagai sesama negara kepulauan adalah prioritas kita untuk bekerja lebih erat di bidang perikanan dan kelautan. Kita bisa melakukannya dengan membuat keterkaitan antar perairan masing-masing," kata Presiden.

Presiden juga mengatakan Indonesia memiliki komitmen yang kuat untuk bekerjasama dengan negara-negara di Pasifik Selatan terkait mitigasi dampak perubahan iklim.

"Dalam lima tahun ke depan, melalui upaya kita bersama, Indonesia akan menawarkan sejumlah kerjasama peningkatan kapasitas dalam berbagai sektor. Kami akan mengalokasikan pembiayaan sebesar 20 juta dolar AS," kata Presiden.

Presiden Yudhoyono didampingi oleh sejumlah menteri antara lain Menlu Marty Natalegawa, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menteri Kelautan dan Perikanan Syarif Tjitjip Sutarjo, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Menpora Roy Suryo, Mensesneg Sudi Silalahi, Seskab Dipo Alam.

Usai menjadi pembicara kunci, Presiden Yudhoyono melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Nauru dan Presiden Kiribati seperti dilansir dari laman antaranews.