Indonesia Sambut Community Entrepreneurs Challenge Wave IV; Awesome.....!

Indonesia Sambut Community Entrepreneurs Challenge Wave IV; Awesome.....!

Jakarta, Kabarindo- Ini adalah kompetisi yang menunjukkan peningkatan komitmen untuk terus mendukung kewirausahaan sosial yang dipimpin oleh perempuan dan berbagai usaha komunitas di Indonesia bagian timur.

Arthur Guinness FundTM (AGF) dan British Council (BC) gelar kompetisi “Community Entrepreneur Challenges Wave IV” (CEC) dengan peningkatan komitmen untuk mendukung kewirausahaan sosial yang dipimpin oleh perempuan dan berbagai komunitas di Indonesia bagian timur. Kompetisi ini bertujuan untuk mendukung dan merayakan berbagai bentuk usaha yang dijalankan dan dikelola oleh para anggota komunitas sebagai kontribusi mereka untuk menyelesaikan permasalahan sosial dan lingkungan yang dihadapi.

“Sejak awal berdirinya, bidang filantropi sudah merupakan bagian dari brand heritage GUINNESS®, yang dimulai saat Sir Arthur Guinness membiayai berbagai program inovatif yang meningkatkan taraf hidup para karyawan dan masyarakat sekitar. Seiring dengan kemajuan bisnis pembuatan bir, begitu pula dengan meningkatnya kegiatan berbasis filantropi dari Guinness dan keluarganya. Arthur Guinness FundTM merupakan kelanjutan dari pemikiran filantropi Arthur Guinness dan sungguh mendemonstrasikan bagaimana Guinness adalah MADE OF MORE. Pemberian bantuan dana ini bertujuan untuk meneruskan warisan Arthur Guinness dengan mendukung para wirausahawan sosial di seluruh dunia melalui kerja sama dengan berbagai organisasi. Di Indonesia, kami bekerjasama dengan British Council yang adalah organisasi terkemuka dalam pembangunan wirausaha sosial dan memberikan dukungan kepada wirausaha sosial. Dengan dukungan dan dedikasi dari British Council, kami telah memberikan bantuan kepada 17 wirausaha sosial dan telah memberikan dampak positif kepada sekitar 24.000 orang. Bersama-sama, kami akan mampu menjangkau lebih banyak komunitas,” ujar John Galvin, perwakilan dari Arthur Guinness FundTM.

AGF-BC “Community Entrepreneurs Challenge” adalah kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Arthur Guinness FundTM dan British Council sejak tahun 2010. Selama tiga tahun pelaksanaannya, AGF-BC “CEC” telah menyediakan program peningkatan kapasitas bagi perwakilan dari 200 komunitas terpilih dan telah memilih 17 praktek terbaik dari berbagai komunitas di seluruh Indonesia dengan total bantuan dana sebesar 127,000 Poundsterling atau lebih dari 2,2 Miliar Rupiah, serta menyentuh hidup sekitar 24.000 orang. AGF-BC “CEC Wave IV” diluncurkan dengan peningkatan komitmen untuk terus mendukung kewirausahaan sosial yang dipimpin oleh perempuan dan berbagai komunitas di Indonesia bagian timur.

“Arthur Guinness FundTM menyadari peran penting perempuan dalam masyarakat di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Memberdayakan perempuan dapat menghasilkan ‘efek  riak’ yang berpotensi memberikan dampak kepada keluarga, komunitas, desa dan bahkan negara. Sudah terbukti bahwa negara yang memiliki perbedaan gender yang paling kecil, memiliki produktivitas dan daya saing ekonomi lebih besar, “ jelas John Galvin.

Di Inggris, kewirausahaan sosial bertumuh sebagai sebagai gerakan inovatif dan progresif yang digerakkan oleh komunitas-komunitas demi menyelesaikan permasalahan yang mereka hadapi secara independen. Melalui kewirausahaan, mereka hadir dengan solusi-solusi inovatif yang digunakan untuk tujuan sosial, yang membuat kewirausahaan sosial menjadi bagian penting dari sebuah inovasi sosial.

“Melalui inisiatif AGF-BC ini, kami dapat menjangkau para wirausahawan sosial berbasis komunitas dan kami juga bisa berkontribusi untuk alternatif pembangunan sosial dengan cara menemukan solusi untuk berbagai masalah sosial dan lingkungan. CEC memberikan dukungan berupa pelatihan dan pendampingan dan juga akses kepada berbagai pengalaman dari para ahli dari UK, serta akses internasional dan kesempatan mendapatkan pendanaan yang membuat mereka bisa membangun usaha sosial yang sukses. Sebagai bagian dari komitmen kami untuk memberdayakan perempuan Indonesia, kompetisi ini juga mendorong usaha sosial yang dijalankan perempuan untuk berpartisipasi. Kami percaya CEC akan bisa dengan sukses mengidentifikasi dan mendukung usaha sosial berbasis komunitas dari seluruh Indonesia,” jelas Sally Goggin, Country Director British Council Indonesia.

Koperasi Fatima Azzahra adalah salah satu pemenang dari AGF-BC “CEC Gelombang III”. Setelah menerima hampir 100 juta rupiah dari kompetisi tersebut, mereka menambah jumlah anggota mereka dari 130 keluarga menjadi 400 keluarga dengan keuntungan bersih hingga 500 juta rupiah per minggu.

Sutrisno, seorang nelayan yang memimpin Koperasi Muara Baimbai, adalah pemenang dari AGF-BC “CEC Gelombang II”. Ia berbagi kisah dengan menitikberatkan betapa pentingnya dukungan dan pengakuan dari pemerintah  setelah kemenangannya pada kompetisi tersebut.