Indonesia Sambut Buku Baru; IT’S TIME TO WIN MORE PROFIT

Indonesia Sambut Buku Baru; IT’S TIME TO WIN MORE PROFIT

Jakarta, Kabarindo- Indonesia jadi sentra buku-buku berkualitas.

Itu termasuk buku inspiratif yang memotivasi siapapun Anda dengan latar belakang yang berbeda dan sudut pandang. Buku setebal 190 halaman yang dibandrol Rp. 55.000,- menjadi pilihan redaksi pekan ini untuk Anda.

Sinopsis:

Apakah anda seorang atlit, pengusaha, superstar atau siapa pun mereka yang super sukses selalu di dampingi seorang penasehat dan pelatih (coach).

“Anda tidak bisa melihat telinga anda sendiri, anda membutuhkan kaca yang “hidup” ... mampu memberi pandangan yang objektif.” Kata seorang pengusaha waralaba. Begitulah kesan saya saat tuntas membaca buku terbaru TOM MC IFLE, it’s Time to Win more Profit.

Memang inilah saatnya meraih kemenangan dengan mendapat banyak keuntungan bisnis. Buku ini direkomendasi oleh banyak pengusaha karena isinya memang praktis, bahasanya mudah dicerna, dan gaya penulisannya semi formal. Buku ini bikin penasaran, apalagi karena direkomendasi oleh banyak pengusaha. Biasanya buku diendorse oleh motivator, pembicara, tokoh terkenal. It’s Time To Win di endorse oleh pengusaha kecil menengah dan besar yang telah merasakan nikmatnya strategi bisnis yang diajarkan buku ini.

Buku ini ditulis oleh TOM MC IFLE seorang Best selling book author Profit is King, Rahasia Meledakkan Profit Tanpa Iklan yang menjadi national best seller dalam hitungan hari. Selain itu beliau juga menerbitkan buku fenomenal Big Brain Big Money yang mematahkan mitos-mitos bisnis dan Hidup Bahagia, Bisnis Luar Biasa, berisi 38 Strategi Bisnis yang praktis.

Buku It’s Time To Win More Profit menggambarkan perjalanan sebuah bisnis sejak dimulai hingga tersistemasi secara lengkap. Buku ini membahas secara detil, mengapa ada pengusaha gagal,  bagaimana perusahaan Fortune 500 memanfaatkan jasa seorang Coach untuk meraih keuntungan yang lebih dahsyat, bagaimana menghindari kesalahan saat membuat strategi bisnis.

Yang paling menarik adalah Coach Tom, begitu beliau disapa, membeberkan secara rinci perbedaan strategi bisnis masih Bayi, Remaja, Dewasa, hingga Tua. Hal ini menarik karena bisnis yang gagal mencetak profit bukan hanya mis-management,tetapi gagal menerapkan strategi yang tepat pada usia yang tepat. Misalnya buku ini menyampaikan, bisnis bayi jangan disistemasi, karena seperti bayi yang masih mencari bentuk, bisnis pemula harus fleksibel menghadapi dinamika bisnis. Jika ditambahkan sistem pada saat masih kacau, maka kekacauan ini ikut disistemasi.

Banyak sekali studi kasus yang dibahas untuk menjelaskan Grand Strategy perusahaan besar seperti Singapore Airlines, Garuda Indonesia, Air Asia, Circus Du Soleil. Yang cukup rinci dibahas adalah Zappos, milik Tony Hsieh, tahun 1998 umurnya 24 tahun, dia membangun company namanya “internet advertisor” link exchange jual ke Microsoft US$ 265 juta. Satu tahun sebelumnya, business ini ditawar oleh Yahoo, ditawar US$ 2 juta. Dua minggu sebelum Yahoo, ada satu company lain yang menawar US$ 1 juta. Coach Tom mengulas strategi Zappos mulai dari bagaimana menciptakan budaya kerja, membangun mindset karyawan, hingga menjadi bisnis kelas dunia.

Akhir buku ini menampilkan Business Planning sederhana, serta menyertakan tools seperti cara membuat goals, blue print, check list area yang perlu disistemasi dibisnis dan  masih banyak cerita-cerita pengalaman penulis yang memang menarik.

“Baru selama 2 bulan mengikuti sesi business coaching dengan Coach Tom, mengaku sudah banyak yang berubah dalam bisnisnya. Mulai dari sistem kerja hingga sistem rekrut karyawan sekarang lebih tertata rapi. Apalagi , selama dua bulan ini coaching yang diberikan Coach Tom MC Ifle lebih banyak di area pabrik, dan belum menyentuh ke divisi marketing, tapi omset bisnis kok ikutan naik.”  Mr. Al Arif & Mrs. Erdini Enggar (PT Toko Mesin Maksindo, Malang)