Indonesia Sambut Armada A380 Emirates; Bertambah Jadi 44 Unit

Indonesia Sambut Armada A380 Emirates; Bertambah Jadi 44 Unit

Jakarta, Kabarindo- Emirates menerima pesawat A380 ke-43 dan ke-44 menyusul pengiriman dua armada dari fasilitas Airbus Finkenwerder di Hamburg, Jerman.

"Pelanggan kami suka dengan A380 – mulai dari kabinnya yang lebih senyap, tata ruang yang luas di dek utama, hingga lounge dalam pesawat dan shower spa di kabin premium kami. Ini adalah pesawat bagus yang sepenuhnya dikemas dengan tingkat kenyamanan dan produk terbaik. Dari sudut pandang operator, A380 masih merupakan salah satu pesawat yang paling efisien bahan bakar per kursi. pesawat A380 Emirates  menawarkan beberapa fleksibilitas dalam jangkauan dan juga membantu kita untuk memenuhi permintaan di bandara yang slotnya dibatasi," kata Tim Clark, Presiden Emirates Airline.

"Perbaikan terus-menerus dilakukan untuk A380 oleh produsen maupun oleh Emirates sendiri terutama dalam hal produk pesawat kami. Contohnya, A380 terbaru kami telah dilengkapi dengan layar high definition LCD TV yang lebih besar untuk meningkatkan pengalaman entertainment dalam pesawat. Kami juga telah memperkenalkan tablet layar sentuh baru yang memungkinkan penumpang mengendalikan semua fungsi kursi mereka dan pilihan film hanya dengan satu sentuhan. Walaupun hal tersebut merupakan etil kecil, tapi semua ini kami tambahkan untuk memberikan pengalaman terbang yang luar biasa," tambahnya.

Emirates A380 ke-43 dan ke-44 ini menawarkan 14 kursi di Kelas Utama, 76 kursi Kelas Bisnis dan 427 kursi di Kelas Ekonomi, dan akan dimasukkan ke dalam layanan mulai 21 Desember, yang akan pertama beroperasi untuk penerbangan ke Mauritius dan Munich.

Klik di sini untuk melihat tur virtual dalam pesawat Emirates A380 dengan Google Street View.

Emirates mengoperasikan armada terbesar di dunia yaitu A380, satu dari tiga jet modern yang mengangkasa pada hari ini. Emirates adalah maskapai penerbangan pertama yang memesan pesawat pada tahun 2000, dan memesan tambahan 50 unit lebih di Dubai Air Show pada November yang lalu. Pada 2013, Emirates menerima 13 pesawat A380 dan akan menerima 13 tambahan lainnya pada 2014. Emirates masih memiliki 96 pesawat jenis A380 senilai US$ 43 miliar yang masih dipesan, dimana 71 dari jumlah tersebut diharapkan akan diserahkan dalam lima tahun ke depan, sebelum akhir 2018.

Dari hub Dubai dan terminal khusus A380, Emirates A380 merambah dunia dengan terbang ke 24 tujuan yang terbentang antara Los Angeles dan Auckland. Untuk menggambarkan jangkauan A380, Emirates saat ini mengoperasikan layanan penerbangan non-stop A380 terpanjang di dunia (13.414 kilometer), dengan penerbangan A380 harian antara Dubai dan Los Angeles, yang diluncurkan awal bulan ini. Penerbangan A380 terpendek Emirates adalah antara Bangkok dan Hong Kong, sekitar 1.900 kilometer.

Tujuan Emirates A380 saat ini adalah: Amsterdam, Auckland, Bangkok, Beijing, Dubai, Hong Kong, Jeddah, Kuala Lumpur, London Heathrow, Los Angeles, Manchester, Mauritius, Melbourne, Moscow, Munich, New York JFK, Paris, Rome, Seoul, Singapore, Shanghai, Sydney, Toronto, dan Brisbane. Emirates akan memulai layanan A380 ke Zurich mulai Januari 2014.