Indonesia; Punya Palang Merah Remaja

Indonesia; Punya Palang Merah Remaja

Jawa Tengah, Kabarindo- Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Tengah secara berkala dan berkelanjutan terus merencanakan pengembangan Palang Merah Remaja (PMR) dengan menampung motivasi, idealisme, pengalaman dan ketrampilan remaja guna mendukung kemajuan PMI.

Pemuda sebagai agen perubahan, menjadi tema Konferensi PMR Tingkat Jawa Tengah yang diselenggarakan PMI Jawa Tengah yang dimulai hari ini. (Kamis 22/8)

Konferensi diikuti oleh 35 anggota PMR dan koordinator Forum Remaja Palang Merah Indonesia dari 35 PMI kabupaten-kota di Jawa Tengah yang akan berlangsung hingga 25 Agustus mendatang di Pusdiklat PMI Jawa Tengah Semarang.

Maduseno Widyoworo,SH, M.Si, Pengurus PMI Jawa Tengah menjelaskan bahwa konferensi ini merupakan wadah pembinaan anggota remaja PMI dalam mewujudkan Tri Bakti PMR. “Relawan muda ini nantinya menjadi pemegang tongkat estafet kepemimpinan di Jawa Tengah ini sehingga selama konferensi ini dididik dan dibina agar menumbuhkembangkan karakter postitif remaja,” ujarnya.

Lebih lanjut Wuri Widiyanti, Kadiv. Relawan PMI Jateng menuturkan bahwa program PMR yang berkelanjutan bertujuan pemberdayaan peran anggota PMR dalam meningkatkan kualitas pembinaan dan pengembangan PMR berkelanjutan dan berkarakter. “Diharapkan dengan konferensi ini remaja bisa menjadi agen perubahan dalam pengurangan risiko dan pengembangan karakter kepalangmerahan,” tuturnya.

Dalam konferensi ini juga nantinya akan dipilih pula koordinator Forpis Tingkat Jawa Tengah untuk setahun mendatang. “Melalui konferensi ini pula anggota PMR belajar demokrasi untuk memilih Koordinator (Forpis) baru masa bakti 2013-2014,” terang Wuri.

Seorang peserta konferensi Desi Tiara Cahaya Wati, Anggota PMR SMAN 2 Wonosobo menuturkan bahwa dengan mengikuti konferensi ini nantinya dapat berbagi pengalaman dengan teman-teman didaerah. “Melalui konferensi kami ingin bisa lebih mengembangkan PMR sebagai agen perubahan yang positif dimasyarakat,” harapnya seperti rilis yang diterima redaksi.

Desi berharap kelak anggota PMR mengembangkan karakter remaja yang positif karena di PMR telah dilatih remaja sehat dan ketrampilan lainnya. “PMR pasti bisa menjadi agen perubahan,” pungkasnya mantab.