Indonesia Punya Film Di Radio; Ramadhan Di Atas Awan Gen FM

Indonesia Punya Film Di Radio; Ramadhan Di Atas Awan Gen FM

Cikini, Jakarta, Kabarindo- Anda yang melewati masa-masa remaja era 80-an, pasti terngiang dengan sandiwara radio Saur Sepuh yang melegenda.

Ataukah saat Radio Prambors membungkusnya lebih pop lagi makin dinanti oleh banyak pendengar saat ngabuburit di kamar atau di atas kendaraan menuju pulang.

Kali ini Radio anak muda Gen FM kembali meretas ulang bersama penulis skenario dan sutradara kondang,  Salman Aristo mempersembahkan karya terbarunya berjudul Ramadhan di Atas Awan.

Serial yang bakal menyapa masyarakat dalam menikmati bulan suci itu tidak dibingkai dalam film layar lebar atau serial televisi. Namun dalam drama radio. ”Saya adalah salah satu generasi yang pernah merasakan sandiwara radio, karenanya saat ditawari konsep ini saya nggak pikir dua kali,” ujarnya saat jumpa pers di Menara Imperium, Rasuna Said, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu seperti dilansir dari laman Indopos.

Salman mengakui drama radio memang mulai telah hilang dan bergeser ke televisi. Drama radio tidak lagi pernah diperdengarkan. ”Padahal cerita-cerita tersebut sangat menarik, bahkan cerita seperti Tutur Tinular berhasil mempengaruhi dinamika masyarakat saat itu,” ceritanya.

Seakan menghidupkan kembali kejayaan drama radio. Pria yang tengah menyiapkan film biopik berjudul Bung Hatta ini menggandeng Gina S. Noer sebagai penulis skenario. Salman dan Gina yang sebelumnya dikenal sebagai penulis skenario sejumlah film besar tanah air, sebut saja Laskar Pelangi, dan Habibie & Ainun tersebut berkolaborasi menyuguhkan cerita yang inspiratif.  ”Ini tentang keluarga musisi Indonesia yang berusaha bertahan dengan kondisi industri saat ini,” katanya.

Sesuai dengan tema yang disuguhkan, keduanya pun tidak hanya melibatkan sejumlah aktor dan aktris yang wajahnya sering mucul di layar lebar seperti Chico Jerico, Abimana Aryasetya, dan Zaskia Adya Mecca. Akan tetapi, sejumlah musisi pun dilibatkan dalam drama radio yang mengudara setiap hari di sepanjang Ramadan mulai pukul 17.00 hingga 17.30 WIB itu.

Redaksi berhasil menkonfrontir ke salah satu karakter yang menjadi pengisi suara, Abimana yang sebentar lagi usai lebaran akan syuting ke Negeri Paman Sam meneruskan petualangan Rangga yang ia perankan.

"Saya berperan jadi Raja adiknya Awan (Giring) yang drummer dan slenge-an. Ini pengalaman menarik di ajak oleh mas Salman dan dari adaptasi Sandiwara Radio bisa disebut Film Di Radio karena memang kriteria Sinematografi terpenuhi dan bisa saja divisualisasikan menjadi film," papar Abimana lugas seperti pesan Whatsapp yang dikirim ke redaksi.