Indonesia Open 2013; Memasuki Babak Final

Indonesia Open 2013; Memasuki Babak Final

Jakarta, Kabarindo- Pegolf Thailand Jazz Janewattanond menyaingi Gaganjeet Bhullar (India) di posisi puncak leaderboard Indonesia Open yang digelar di Damai Indah Golf – Pantai Indah Kapuk Course, Jakarta, Sabtu (30/11).

Jazz kemarin mencetak 68 pukulan atau 3 di bawah par, sementara Gaganjeet membukukan 69 pukulan atau 2 di bawah par. Mereka masing-masing mengumpulkan 200 pukulan atau 10 di bawah par. Posisi berikutnya ditempati Thongchai Jaidee (-11), Thaworn Wiratchant (-10).

Pegolf andalan Indonesia Rory Hie bermain stabil selama tiga hari berturut. Dia mencetak jumlah pukulan yang sama, 68 atau 3 di bawah par. Saat ini dia mengumpulkan 204 pukulan atau 9 dibawah par, ties dengan Jyoti Randhawa (India) dan Prom Meesawat (Thailand).

Rory sangat berambisi untuk memenangkan turnamen ini. “Saya merasa saya ingin memenangkan turnamen ini lebih dari pemain lain, karena ini adalah National Open saya. Saya merasa yakin bisa bermain dan menang di lapangan ini,” kata Rory yang mencetak 4 birdie dan 2 bogey termasuk di hole terahir. Dia ingin menjejaki kesuksesan Kasiadi yang menjadi satu-satunya pegolf Indonesia yang pernah memenangkan Indonesia Open, yaitu pada tahun 1989.

Tiga Amatir Permalukan Pro Indonesia
Pegolf amatir selamatkan muka Indonesia di turnamen profesional Indonesia Open. Tiga dari sepuluh pegolf amatir, yaitu Jordan Irawan,  William Sjaichudin, dan pemain junior Tirto Tamardi lolos cut-off. Sementara hanya dua dari 20 pegolf pro Indonesia yang melaju ke babak amatir, yaitu Rory Hie dan Maan Nasim.

“Mungkin karena kami lebih sering latihan, karena memang itu tugas kami. Sementara pemain pro kita mungkin kurang fokus. Sebagian dari mereka harus mengajar, sehingga pecah konsentrasi. Kalau mereka latihan, pasti hasilnya lebih bagus,” kata Jordan mengomentari kegagalan para pemain pro Indonesia.

Jordan dan William termasuk pemain yang dipersiapkan untuk SEA Games di Myanmar, Desember mendatang. Turnamen Indonesia Open yang memperebutkan hadiah total US$ 750 ribu ini menjadi uji coba terakhir bagi para pegolf amatir yang disiapkan PB PGI untuk tampil di SEA Games. 
William yang saat ini berusia 23 tahun berencana untuk menjadi pemain pro usai membela Indonesia di SEA Games.  “Ini  turnamen Asian Tour pertama saya. Hari pertama saya bermain nervous, tapi hari kedua lebih lepas. Hari ini saya nggak puas dengan penampilan saya karena putting saya kurang bagus dan nggak ada luck,” kata William. Selain mempersiapkan diri dengan latihan, William mengaku selalu mengandalkan doa. “Setiap pagi aku doa dan sebelum memukul aku tarik nafas supaya tidak nervous.”

Rory memuji keberhasilan tiga pemain amatir Indonesia ini. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa golf di Indonesia semakin berkembang. Keberadaan para pemain amatir dan junior memberikan harapan besar untuk dunia golf pro di Indonesia.