Indonesia; Ikut Berpartisipasi Di Summer Fancy Food Show 2014

Indonesia; Ikut Berpartisipasi Di Summer Fancy Food Show 2014

Jakarta, Kabarindo– Indonesia dengan bangga berpartisipasi kembali dalam Summer Fancy Food Show yang diselenggarakan pada 29 Juni-1 Juli 2014 di Jacob K. Javits Convention Center, New York, Amerika Serikat (AS).

Pada pameran ini Indonesia menghadirkan delapan perusahaan makanan terbaik Indonesia yang bergabung dalam Paviliun Indonesia.

Perusahaan makanan tersebut terbagi atas perusahaan besar, seperti PT. Dua Kelinci, PT. Garuda Food, PT. Rolas Nusantara Mandiri, dan Wings Corp, serta perusahaan menengah dan kecil, seperti Javara, Java Peppers, Henny’s Kitchen, dan Kopi-Kopi.

“Kombinasi ini sangat ideal, karena Paviliun Indonesia dapat melayani permintaan pasar AS untuk supermarket dan retail besar, maupun untuk butik, restoran, dan jaringan supermarket kecil di AS.

Berdasarkan pengalaman Fancy Food Show sebelumnya, tidak hanya perusahaan besar, tetapi perusahaan yang baru berkembang pun mendapatkan sambutan hangat di pameran ini karena distributor dan retailer dari AS dan negara lainnya sedang gencar-gencarnya mencari produk baru yang berkualitas dan inovatif,” kata Atase Perdagangan RI di Washington D.C., Ni Made Ayu Marthini.

Menurut Made Marthini, Paviliun Indonesia juga akan menampilkan produk makanan yang bervariasi, mulai dari kacang-kacangan, kue-kue kemasan seperti wafer dan biskuit, kopi, teh, mie bungkus, buah dan sayur yang diawetkan, sambal, kecap, serta bumbu.

Produk-produk ini sudah memenuhi standar produk AS dan dapat ditemui di beberapa toko retail Asia di seluruh AS.

Namun, partisipasi dalam pameran ini diharapkan dapat memperluas pasar produk-produk tersebut hingga lebih banyak produk Indonesia yang menjangkau toko retail AS, restoran, dan juga konsumen AS.

“Sebagai tempat bertemunya eksportir dan importir produk makanan dan minuman, Summer Fancy Food Show 2014 diharapkan dapat lebih mendorong ekspor produk makanan dan minuman Indonesia ke AS,” jelas Made Marthini.

Menurut data US Department of Commerce yang diolah
kantor Atdag, ekspor makanan dan minuman dari Indonesia ke AS tahun lalu untuk produk-produk ekspor mencakup kopi, teh, rempah-rempah, makanan olahan, dan minuman angka ekspornya mencapai USD 632 juta. Peluang produk Indonesia di pasar AS masih terbuka, dengan target tidak
hanya masyarakat AS, melainkan juga warga pendatang dari Asia, Hispanik, dan Belanda yang memiliki selera rasa yang mirip dengan lidah Indonesia.

Ajang pameran Summer Fancy Food Show penting untuk memantapkan brand produk-produk Indonesia. Made menjelaskan bahwa saat ini produk Indonesia sudah mulai dikenal di AS. “Sambal dan kecap merupakan dua produk khas Indonesia yang semakin mendapat tempat di hari konsumen AS. Baru saja salah satu diaspora Indonesia di Metro D.C. Area berhasil masuk ke dalam jaringan Whole Foods Market di D.C. Demikian juga kecap manis mulai digunakan luas di kalangan koki dan bukan tidak mungkin akan semakin populer, sehingga ajang seperti Fancy Food Show ini memantapkan platform tersebut,” tegas Made Marthini.

Selain brand, konsumen AS saat ini sangat memperhatikan rantai suplai (supply chain), kesehatan, maupun etika bisnis dalam produksi makanan. Produk organik, non-Genetically Modified Organism (GMO), gluten-free, fair trade menjadi acuan bagi konsumen, yang pada akhirnya mendorong buyers dan importir memperhatikan hal-hal tersebut. "Konsumen rela membeli dengan harga lebih tinggi karena ada “good feeling-factor”," imbuh Made.
Keikutsertaan Indonesia pada pameran Summer Fancy Food Show ini merupakan kerja sama antara kantor Atase Perdagangan RI di KBRI Washington D.C., kantor ITPC di Chicago, kantor ITPC di Los Angeles, dan Konsulat Jenderal RI di New York.