Indonesia 2015; Berikan Bebas Visa 30 Hari

Indonesia 2015; Berikan Bebas Visa 30 Hari

Jakarta, Kabarindo– Sebuah hajatan penting dilakukan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Johannesburg bersama KBRI Pretoria pada akhir September 2015 silam.

Sekitar 130 pengusaha Afrika Selatan (Afsel) yang tergabung dalam National African Federated Chamber of Commerce and Industry (NAFCOC) terlibat pertemuan bisnis (business gathering) bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Dalam pertemuan ini, para pengusaha Afsel diundang khusus menghadiri Trade Expo Indonesia (TEI), 21-25 Oktober 2015 mendatang di Jakarta. Untuk itu, Pemerintah Indonesia memberikan fasilitas bebas visa kunjungan selama 30 hari. “Undangan khusus ini merupakan upaya Pemerintah Indonesia meningkatkan kerja sama bisnis dengan para pengusaha Afrika Selatan,” tegas Kepala ITPC Johannesburg Pontas Parsaroan Tobing.

Pertemuan ini menghasilkan dokumen nota kesepahaman (MoU) antara Kadin dengan NAFCOC. Penandatanganan MoU dilakukan Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto dan Ketua NAFCOC Lawrence Mavundla. Selain Pontas, Duta Besar RI untuk Afsel Suprapto Martosetomo, Konjen RI di Cape Town Sugie S. Harijadi, dan Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Yuri O. Thamrin turut menjadi saksi penting kerja sama bisnis ini.

“MoU ini diharapkan memberi pemahaman baru dalam meningkatkan bisnis, perdagangan dan investasi, serta hubungan erat antara Indonesia dan Afsel di masa depan, juga pemanfaatan semua potensi yang baik antara kedua negara,” terang Pontas. Pertemuan bisnis ini mendapat sambutan baik dari Minister of Small Business Development Afsel Lindiwe Zulu. Dalam pernyataannya, Lindiwe menekankan pentingnya posisi Indonesia pada pemberdayaan UKM dan hubungan ekonomi dengan Afsel.

Afsel merupakan negara tujuan ekspor penting bagi Indonesia. Berdasarkan data World Trade Atlas, Indonesia menduduki peringkat ke-27 sebagai eksportir di Afsel dengan total perdagangan kedua negara yang mencapai sebesar USD 1,21 miliar pada 2014. Selama ini, Afsel mengimpor minyak sawit, karet, kopi, kertas, motor mobil, keramik, alas kaki, dan peralatan pertanian dari Indonesia. “Selain produk yang selama ini telah diimpor Afsel, kami berharap di arena TEI 2015 nanti, para pengusaha Afsel dapat mengimpor lebih banyak produk unggulan Indonesia lainnya,” pungkas Pontas.