ITS; Sambut 42 Calon Mahasiswa Timor Leste

ITS; Sambut 42 Calon Mahasiswa Timor Leste

Surabaya, Kabarindo- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menyambut 42 calon mahasiswa baru (maba) penerima beasiswa Fundus Desenvolvimento Capital Humano (FDCH) asal Timor Leste.

Mereka telah diserahterimakan secara resmi oleh Menteri Negara Koordinasi Masalah Sosial dan Menteri Pendidikan Republik Demokratik Timor Leste, Dr.Antonio da Conceicao, kepada Rektor ITS, Prof Ir Joni Hermana MScES PhD.

Welcome party ceremony ini mengawali secara resmi empat bulan masa matrikulasi sebelum nantinya para calon mahasiswa tersebut mengikuti perkuliahan semester gasal 2017/2018 di beberapa departemen di lingkungan ITS.

“ITS kami pilih karena terdepan di bidang teknologi dan informasi. Hal ini terkait skema pembangunan Timor Leste. Kami percaya Indonesia, karena sebanyak 9.000 mahasiswa kami menuntut ilmu di sini,” ujar Antonio pada Jumat (12/5/017).

Beasiswa FDCH merupakan bentuk dukungan pemerintah kepada calon mahasiswa Timor Leste untuk menyelesaikan program sarjana di luar negeri, salah satunya di ITS. Para calon mahasiswa tersebut telah menjalani serangkaian seleksi meliputi tes akademik dan wawancara, pertengahan April lalu, di Pusat Bahasa Indonesia (PBI), Dili, Timor Leste.

“Program FDCH Timor Leste ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama ITS dengan Ministry of Planning and Strategic Investment (MPIE) Republik Demokratik Timor Leste. Kami percaya mereka adalah 42 putra-putri terbaik Timor Leste dan mampu menyelesaikan masa perkuliahan dengan baik di ITS nantinya,” tutur Lella Carceres, Coordinator of Administration, Finance, and Human Resources Internal FDCH.

Prof Joni Hermana menegaskan, tidak akan ada perbedaan pelayanan. ITS akan menempatkan mereka bersama mahasiswa jalur regular lainnya, sehingga mereka akan mudah beradaptasi serta menjalin relasi.

Sebelum menjalani masa perkuliahan, para calon mahasiswa baru ITS tahun ajaran 2017/2018 ini akan mendapat materi matrikulasi hingga akhir Juni nanti, meliputi pengantar kalkulus, fisika dasar dan pengenalan Bahasa Indonesia akademik yang diakhiri dengan field trip ke kawasan wisata Gunung Bromo.

Selain menjalani rangkaian matrikulasi dan pengenalan lingkungan kampus, para calon mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk mengikuti Softskill Development tiap akhir pekan.

“Seperti halnya mahasiswa ITS lainnya, kami berharap para calon mahasiswa ini juga dapat mengembangkan potensi, minat dan bakat mereka dengan berinteraksi dengan Organisasi Mahasiwa (ormawa), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) serta Badan Semi Otonom (BSO) di lingkungan kampus,” ujar Dr.Maria Anityasari ST ME, Direktur Hubungan Internasional (International Office) ITS.

Mendengar penjelasan mengenai kegiatan-kegiatan tersebut, salah seorang calon mahasiswa, Luis da Cunha, mengaku antusias. “Saya berharap dapat belajar banyak hal serta mendapat banyak teman baru. Rasanya idak sabar untuk meneriakkan Vivat ITS bersama mereka,” ungkapnya.