ITS Resmi Berstatus PTN-BH; Penuhi Kriteria

ITS Resmi Berstatus PTN-BH; Penuhi Kriteria

Surabaya, Kabarindo- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya telah resmi berstatus Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) sejak 17 Oktober.

Ir. Muhammad Faqih MSA PhD, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Perencanaan Perubahan ITS, mengatakan pada Sabtu (25/10/2014), status resmi tersebut termuat dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 81 Tahun 2014 yang tercantum dalam surat Dirjen Dikti No: 299/E.EI/OT/2014.

Turunnya PP yang mengesahkan perubahan status ITS menjadi PTN-BH ini bersamaan dengan tiga PTN lain di Indonesia, yaitu Universitas Padjadjaran (Unpad) dengan PP No. 80, Universitas Hasanuddin (Unhas) dengan PP No. 82 dan Universitas Diponegoro (Undip) dengan PP No. 83 Tahun 2014.

Perubahan status ITS menjadi PTN-BH dilihat berdasarkan capaian prestasi ITS yang memenuhi kriteria PTN-BH. Dari segi mutu misalnya, akreditasi institusi, program studi dan internasionalisasi, ITS menduduki peringkat keempat di Indonesia. Dari segi tata kelola seperti compliance, ITS menempati posisi kelima. Sedangkan dari penerapan uang kuliah tunggal (UKT) dan program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik), ITS juga dinilai bagus dalam pelaksanaannya.

Faqih mengatakan, ITS akan menerapkan masa transisi dari PTN Badan Layanan Umum (BLU) menuju PTN-BH selama satu-dua tahun. Selama masa transisi, ITS tetap akan menggunakan Pengelolaan Keuangan BLU seperti yang tercantum dalam statuta. ITS juga akan menyiapkan persyaratan administratif dan kelembagaan untuk mengawali masa transisi.

Menurut Faqih, hal tersebut bertujuan agar statuta segera disahkan dalam bentuk PP. “Langkah ini dilakukan untuk menyelesaikan kelengkapan lainnya sehingga PP No. 81 Tahun 2014 bisa segera dikeluarkan dan dipublikasikan,” ujar dosen jurusan Arsitektur ITS ini.

Perubahan status ITS menjadi PTN-BH juga berdampak pada struktur organisasi. Meski demikian, proses pemilihan rektor baru ITS masih bisa dilaksanakan sesuai ketentuan. Hal ini telah dikomunikasikan kepada Sekretaris Ditjen Dikti pada pertemuan di Makassar bulan lalu.mSedangkan untuk struktur organisasi yang lain, perubahan detilnya masih menunggu pengesahan statuta serta Organisasi dan Tata Kelola (OTK) ITS.

“Selama statuta ITS PTN-BH belum disahkan, maka organisasi ITS masih tetap seperti saat ini,” ujar Faqih.