ITS Bantu Pemkot Batu; Kembangkan Transportasi Kereta Gantung

ITS Bantu Pemkot Batu; Kembangkan Transportasi Kereta Gantung

Surabaya, Kabarindo- ITS akan mengembangkan kereta gantung melalui kerja sama dengan Pemkot Batu.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Rektor ITS, Prof Dr Ir Tri Yogi Yuwono DEA, dengan Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko, di Rektorat ITS pada Jumat (17/1/2014).

Eddy Rumpoko mengatakan, selain untuk pengembangan kereta gantung, kerja sama ini juga untuk meningkatkan perekonomian di daerahnya dari berbagai sektor. Terutama sektor pendidikan, pertanian dan pariwisata.

Di sektor pariwisata, ITS akan membantu Pemkot Batu untuk merealisasikan terbentuknya kereta gantung. Moda transportasi merupakan terobosan baru yang dikeluarkan Pemkot Batu dan ini baru kali pertama di Indonesia.

Kereta gantung tersebut akan menghubungkan tiga wilayah penting di jantung kota Batu seperti alun - alun kota, pasar dan beberapa tempat wisata. Para wisatawan dapat melihat keindahan Batu dengan leluasa dari atas udara. Kereta gantung juga akan bermanfaat mengurangi kemacetan di Batu. Terhubungnya antar satu tempat ke tempat lain akan membantu transportasi masyarakat.

“Hal ini akan bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan menambah kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Apel tersebut,” ujar Eddy.

Ia menambahkan, pihaknya memang terus melakukan pembenahan di wilayah kota. Seperti diketahui, Batu terkenal dengan objek - objek wisatanya yang jumlah pengunjungnya terus meningkat.

Rencananya, program ini akan digarap pada 2015. Pemkot Batu telah menyiapkan dana Rp. 150 miliar untuk mengembangkan transportasi ini. Eddy berharap bisa terealisasi karena akan menambah investasi.
“Nantinya kereta ini bisa menjadi ikon terbaru bagi kota Batu,” ujarnya.

Sememtara itu, Tri Yogi mengatakan, selain mengembangkan kereta gantung, ITS juga akan membantu Pemkot Batu di sektor pendidikan, pertanian, pengembangan dan perencanaan wilayah kota. Kerja sama ini akan dilaksanakan selama 5 tahun sejak penandatanganan nota kesepahaman.