IFI Surabaya Gelar Festival Seni Budaya; Le Printemps Français

IFI Surabaya Gelar Festival Seni Budaya; Le Printemps Français

Surabaya, Kabarindo- Le Printemps Français (baca : le prangtang frangsé) adalah festival seni dan budaya Prancis yang diselenggarakan oleh Institut Prancis di Indonesia / IFI serta Bagian Kerjasama dan Kebudayaan Kedutaan Besar Prancis.

Festival ini juga merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai mitra kerja lokal dan Alliance Française di Indonesia yang berada di Balikpapan, Denpasar, Medan dan Semarang.

Menurut Pramenda Krishna dari Bagian Budaya & Komunikasi IFI Surabaya, tujuan utama diadakannya festival ini adalah memperkenalkan dan mempersembahkan seni budaya kontemporer Prancis dari berbagai segi dan bidang artistik (musik, seni pertunjukan, seni visual) kepada publik Indonesia secara luas.

Sejak pelaksanaan perdana pada 2005, Le Printemps Français digelar di Bandung, Jakarta, Surabaya dan Yogyakarta. Untuk pertama kalinya, Le Printemps Français 2012 menyelenggarakan sebuah program berskala nasional dengan lebih dari 50 konser, pertunjukan dan pameran di 10 kota di Indonesia.

Periode kali ini diisi lebih banyak acara dan tersebar di luar Jakarta. Khusus untuk Surabaya, Le Printemps Français 2012 digelar selama 15 Mei hingga 21 Juni.

Pada tahun ini, IFI Surabaya mengawali dengan pameran karya Agus Koecink, seniman Jatim yang Desember lalu merampungkan residensi seni yang kedua di Prancis. Ia menampilkan karya bersama istrinya Jenny Lee, seniman spesialis keramik, yang mendampingi perjalanan Agus Koecink selama di Prancis.

Setelah mereka, akan menyusul berderet seniman bertalenta asal Prancis yang akan hadir dan berinteraksi dengan publik dan seniman Surabaya pada Mei - Juni, antara lain musisi klasik dan kelompok penari urban.

Sebuah band electro-rock ’n roll Prancis akan tampil dalam perayaan HUT ke-719 Surabaya pada bulan ini yang didukung oleh Dinas Kebudayaan & Pariwisata Surabaya.