Hidangan Berbahan Serba Kurma; Ada Di Santika Gubeng Surabaya

Hidangan Berbahan Serba Kurma; Ada Di Santika Gubeng Surabaya

Surabaya, Kabarindo- Ramadhan identik dengan kurma. Buah ini biasanya disajikan sebagai takjil saat berbuka puasa.

Kurma biasanya disajikan dan dinikmati sebagaimana adanya. Namun sebenarnya buah ini bisa dikreasi sebagai bahan untuk bermacam makanan yang lezat dan minuman segar agar tak membosankan dan memberikan lebih banyak pilihan.

Hotel Santika Premiere Gubeng Surabaya menyajikan bermacam hidangan dari bahan kurma kepada para tamu untuk berbuka puasa di sini. Mereka bisa memilih sesuai selera.

“Selama Ramadhan hingga Lebaran, kami menyediakan pilihan hidangan yang bervariasi dari bahan kurma diantara banyak hidangan lainnya,” ujar Amelia Sulisthio, Public Relation Santika Premiere Gubeng Surabaya pada Senin (14/7/2014).

Aneka hidangan tersebut hasil kreasi Chef Agung bersama tim dapur Santika Gubeng. Ia mengatakan, pihaknya menyajikan bermacam hidangan dari bahan kurma karena buah ini manis dan menyehatkan serta memberikan energi setelah seharian berpuasa.

Chef Agung mengatakan, kurma yang digunakan adalah jenis kurma Madinah yang kering tapi empuk, tidak lembek dan manis sehingga cocok sebagai bahan untuk minuman maupun makanan.

Tersedia hidangan mulai dari minuman dan kudapan untuk takjil hingga menu penutup antara lain Jus Bangco, Markotop, Nasma dan Gulai Mbekur. Ia menjelaskan, Jus Bangco singkatan dari Jus Abang Coklat yang merupakan paduan stroberi yang berwarna merah (abang) dan kurma berwarna coklat.

Markotop adalah kudapan yang namanya diambil dari martabak memang top. Nasma adalah kependekan dari nasi goreng kurma. Sedangkan Gulai Mbekur merupakan sup sebagai menu pembuka yang diambil dari kata kambing kurma.

Jus Bangco terbuat dari kurma, stroberi, simple sirup dan air. Cara meraciknya mudah. Buang biji kurma, campur dengan stroberi lalu diblender dengan air dan simple sirup. Hias tepi gelas dengan irisan stroberi. Hmm...segarnya.

Markotob menggunakan bahan daging sapi yang digiling atau dicincang lalu ditumis, telur, leek, nanas, kurma dan bumbu gulai. Menurut Chef Agung, nanas memberikan rasa segar dan manis. Berbeda dengan martabak biasanya yang hanya memberikan rasa gurih, Markotob rasanya gurih, manis juga segar. Paduan yang unik tapi enak.

Untuk Nasma, bahannya nasi putih, daging ayam, telur ayam, kacang polong, tomat dan kurma. Cara memasaknya mudah. Panaskan minyak lalu tumis daging ayam. Kemudian masukkan telur dan bumbu, tumis sampai harum. Tambahkan nasi, kurma yang dipotong-potong, kacang polong dan tomat. Lalu masukkan bumbu, aduk sampai rata. Siap disajikan. Hmm...aromanya. Rasanya sedap dengan variasi sedikit manis dari kurma. Layak dicoba.

Sedangkan bahan utama Gulai Mbekur adalah daging kambing dan kurma sebagai variasi rasa. Dagingnya empuk dan tidak berbau prengus karena dari kambing Jawa maksimal umur satu tahun. Untuk mengurangi kadar lemak, daging dicuci bersih, dipotong-potong lalu direbus. Buang lemaknya yang mengapung. Kurma Gulai Mbeku harus disajikan panas-panas untuk menjaga cita rasanya.


Tertarik mencicipi?