Harris Hotel Gubeng; Suguhkan Marketplace-Cuisinetainment

Harris Hotel Gubeng; Suguhkan Marketplace-Cuisinetainment

Surabaya, Kabarindo- Makan siang dengan cepat dan banyak pilihan menjadi kebutuhan para pekerja dan profesional terutama di kota-kota besar.
 
Waktu yang tersedia terbatas karena kita harus kembali beraktivitas secepatnya. Namun bukan berarti kita menikmati makan siang sebagai rutinitas yang menjemukan dan terburu-buru.
 
Harris Hotel Gubeng Surabaya menawarkan makan siang prasmanan all you can eat di Harris Cafe & Terrace di lantai 5 pada Senin-Jumat. Tamu bisa dengan tenang dan nyaman menikmati aneka menu pembuka, utama hingga penutup yang mengenyangkan sekaligus menyenangkan.
 
Menurut Setiawan Nanang, MarComm Manager Harris-POP Hotels & Conventions Gubeng Surabaya, makan siang dalam bentuk prasmanan menjadi solusi yang tepat karena terbatasnya waktu. Makan secara prasmanan memberikan banyak variasi menu yang bisa dipilih sesuai selera, tanpa harus antri dalam memesan makanan, sehingga lebih cepat.
 
Iwan, sapaan Setiawan, menambahkan Harris mengusung gaya hidup sehat dalam mengolah dan menyajikan makanan maupun minuman. Hotelnya tidak menggunakan MSG melainkan kaldu alami untuk melezatkan makanan. Sedangkan bermacam jus yang disajikan dari buah segar dan tidak ditambahi gula sehingga menyehatkan.
 
Harris mengemas makan siang tersebut dengan konsep Marketplace-Cuisinetainment yang memadukan antara hidangan (cuisine) yang sudah tersedia maupun yang diolah secara langsung sebagai atraksi hiburan (entertainment) untuk para tamu.
 
Hidangan yang diolah secara langsung di depan tamu diantaranya martabak kari, Lamien atau mie tarik, teppanyaki, kue lekker dan teh tarik. Chef membuat mie dari adonan tepung sehingga membentuk helaian mie tipis-tipis. Banyak tamu yang asyik memperhatikan dan memotret aksi chef ini.
 
Untuk lekker, tamu bisa meracik sendiri topingnya dengan bermacam pilihan seperti susu cair, madu, selai, meises, parutan keju dan kacang. Hmm..rasanya bikin ketagihan. Sedangkan teh tarik disajikan bukan di gelas atau wadah beling seperti di hotel-hotel umumnya, tapi di mug loreng hijau seperti yang dipakai orang zaman dulu.
 
Sambil menikmati makan siang, para tamu mendapat hiburan lain berupa Harris Move yang ditampilkan karyawan dan karyawati yang sedang bertugas. Gerakan mereka lincah yang nge-dance dalam seragam T-shirt orange di antara meja-meja makan.
 
Iwan mengatakan, orange merupakan warna khas Harris yang memberikan kesan segar, ceria dan bersemangat menjalani hari-hari. Para karyawan juga mengenakan T-shirt bukan jas dan dasi agar tidak berkesan kaku seperti di hotel-hotel pada umumnya. Kesan ramah juga ditunjukkan General Manager Harris yang mengenakan kemeja santai dan menyapa para tamu yang makan siang, lalu berbaur dan mengobrol dengan mereka.
 
“Kalau hotel-hotel lain menganggap tamu adalah raja, kami memperlakukan tamu seperti teman. Jadi terasa akrab dan familiar, tapi tetap santun kepada tamu,” ujarnya pada Selasa (19/5/2015).