Garuda Gelar Bedah Rumah Veteran; Sambut HUT RI Ke-70

Garuda Gelar Bedah Rumah Veteran; Sambut HUT RI Ke-70

Balikpapan, Kabarindo- Garuda dalam memperingati HUT ke-70 Kemerdekaan Republik Indonesia bersinergi dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melaksanakan program "BUMN hadir untuk negeri" melaksanakan bedah rumah bagi para pejuang veteran di Kalimantan Timur.

Acara yang dilaksanakan di Samarinda, Minggu, untuk melaksanakan program "BUMN hadir untuk negeri" melalui serangkaian program pengabdian masyarakat, untuk meningkatkan kesejahteraan.

Rangkaian kegiatan "BUMN Hadir Untuk Negeri" yang ditandai pelaksanaan kegiatan "Bedah Rumah" bagi para pejuang veteran yang berdomisili di Kota Samarinda dan sekitarnya.

"Program Bedah Rumah tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal para pejuang veteran tersebut, sehingga menjadi layak huni dan nyaman untuk ditinggali bersama keluarga mereka," kata Direktur Utama Garuda Indonesia, M Arif Wibowo di Balikpapan.

Program bedah rumah tersebut juga merupakan bagian dari program "Apresiasi Garuda Indonesia Terhadap Para Pahlawan". Sebagai wujud komitmen dan apresiasi Garuda Indonesia terhadap veteran, katanya.

"Dukungan dan komitmen Garuda Indonesia pada peringatan HUT ke-70 RI melalui program BUMN Hadir Untuk Negeri ini juga merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung kesinambungan pembangunan negeri," kata Arif.

Dalam melaksanakan acara "bedah rumah" Garuda Indonesia dibantu oleh TNI dalam melakukan kualifikasi rumah veteran yang akan dibedah, katanya.

"Sebanyak 45 unit rumah anggota veteran yang akan dibedah berada di Samarinda dan Balikpapan," ujarnya.

Rangkaian program "BUMN Hadir Untuk Negeri" yang dilaksanakan Garuda Indonesia di Kaltim juga dilakukan melalui serangkaian kegiatan pengabdian masyarakat antara lain melalui program Penyediaan Sentra Air Bersih untuk masyarakat di beberapa kabupaten dan kota yang kesulitan air.

"Hingga pemberian bantuan fasilitas sekolah di beberapa Pemerintah Daerah di Kalimantan Timur," kata Arif seperti dilansir dari laman antaranews.