GFJA Raih Anugerah Edukasi Fotojurnalistik Terbaik; Versi Kemenparekraf

GFJA Raih Anugerah Edukasi Fotojurnalistik Terbaik; Versi Kemenparekraf

Jakarta, Kabarindo - Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA) meraih penghargaan Anugerah Edukasi Fotojurnalistik Terbaik dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

GFJA mendapat penghargaan tersebut atas kiprahnya terus melahirkan generasi-generasi fotografer jurnalistik yang ikut merekam dan mewarnai perjalanan sejarah di Tanah Air.

Siaran pers GFJA menyebutkan penghargaan Anugerah Edukasi Fotojurnalistik Terbaik diberikan pada acara Anugerah Fotografi Indonesia (AFI) 2013 Jumat malam (29/11) di Epic Walk, Kuningan Jakarta Selatan.

AFI yang pertama kali diselenggarakan tersebut juga memberikan penghargaan yaitu Dokumenter/Jurnalistik yang diraih oleh Don Hasman, kategori Seni diraih oleh Davy Linggar, kategori Komersil diraih oleh Darwis Triadi, kategori Lifetime Achievement diraih oleh dua bersaudara Alex dan Franz Mendur, dan kategori Edukasi Fotojurnalistik kepada GFJA.

“Ini bukan menentukan soal siapa yang menang tetapi lebih merupakan penghargaan kepada para fotografer yang telah membuktikan karyanya secara berkesinambungan dan juga untuk memacu agar fotografer lainnya terus semangat dalam berkarya”, ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu dalam sambutannya usai menyerahkan penghargaan kepada lima fotografer dan satu institusi pendidikan fotojurnalistik ini seperti dilansir dari laman antaranews.

Penilaian yang diberikan antara lain didasarkan atas konsistensi karya yang berkesinambungan minimal selama lima tahun berturut-turut dan masih terus berlangsung hingga saat ini.

15 anggota dewan juri yang turut mempertimbangkan nominator yang memenuhi kriteria tersebut antara lain adalah Nico Darmajungen, Fendy Siregar, Enny Nuraheni, Alex Supartono, Seno Gumira Ajidarma, dan lain-lain.

Khusus untuk Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA), penghargaan diberikan sebagai apresiasi keberadaannya yang terus berkiprah melahirkan generasi-generasi fotografer jurnalistik yang ikut merekam dan mewarnai perjalanan sejarah di Tanah Air terutama selama 20 tahun belakangan sejak didirikan 27 Desember 1992.