From Borneo To Bloomberg; Buku Pertama Iwan Sunito

From Borneo To Bloomberg; Buku Pertama Iwan Sunito

Surabaya, Kabarindo – Pengusaha properti di Australia kelahiran Surabaya, Iwan Sunito, meluncurkan buku pertamanya, From Borneo to Bloomberg, yang diterbitkan Gramedia.

"Harapan saya, siapapun yang membaca buku ini akan mendapatkan inspirasi dan menjadikannya acuan dalam menjalani hidup," ujarnya pada Kamis (19/6/2014).

Presiden Direktur Gramedia Pustaka Utama, Wandi S. Brata, mengatakan buku tersebut merupakan cerita inspiratif tentang kerja keras, kerja cerdas dan bagaimana meraih kesuksesan.

From Borneo to Bloomberg didedikasikan oleh Iwan Sunito untuk kedua orang tuanya, istri dan ketiga anaknya. Buku ini pertama kali diperkenalkan di Jakarta pada Mei lalu dan terjual 3000 eksemplar pada  minggu pertama.

Buku tersebut menceritakan perjalanan singkat Iwan Sunito bagaimana seseorang yang selalu menjadi terbelakang di sekolahnya hingga menjadi raja properti di Australia. Dalam buku ini, Iwan berbagi13 prinsip kesuksesan hidup dan kutipan-kutipan bermakna yang mengubah hidupnya.

From Borneo to Bloomberg adalah cerita tentang keuletan dan kesuksesan. Kisah perjalanan seorang anak bernama Iwan Sunito yang lahir di Surabaya, kemudian menghabiskan masa kecil di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, yang dikenal sebagai Borneo. Ia kembali ke Surabaya untuk meneruskan SMP dan SMA, lalu pindah ke Australia dan mendapatkan gelar Bachelor of Architecture, Honours and a Masters of Construction Management dari UNSW. Pada 1994, Iwan membangun perusahaan arsitek sebelum mendirikan Crown International Holdings Group dengan mitra bisnisnya, Paul Sathio.

Crown Group didirikan pada 1996 dengan nilai proyek Rp. 280 milyar yang berkembang pesat dalam waktu 18 tahun, hingga memiliki portofolio proyek senilai Rp. 35 triliun saat ini. Perusahaan ini digambarkan oleh program TV popular Australia, Financial Review Sunday, sebagai salah satu perusahaan properti swasta terbesar di Australia.

Iwan Sunito adalah orang kelahiran Indonesia pertama yang mendapatkan penghargaan Ernst&Young Entrepreneur of the year Award di Australia. Selain menggeluti bidang properti, ia juga aktif dalam pembinaan anak-anak muda dan menjadi pembicara internasional di dunia bisnis baik di Sydney maupun di Indonesia.