Frisian Flag; Siap Laksanakan Program Jr.NBA Indonesia 2017

Frisian Flag; Siap Laksanakan Program Jr.NBA Indonesia 2017

Surabaya, Kabarindo- Frisian Flag kembali menyelenggarakan program Jr.NBA Indonesia. Ini adalah program pembinaan global yang bertujuan memperkenalkan olahraga basket dan gaya hidup aktif kepada anak-anak.

Refa Hayudi, Brand Manager Frisian Flag & Project Leader Jr.NBA, mengatakan program tersebut merupakan bentuk komitmen pihaknya kepada anak Indonesia untuk menyediakan produk yang bergizi dan menginspirasi mereka supaya lebih aktif bergerak.

“Basket dipilih karena olahraga ini mempromosikan tinggi badan dan keaktifan gerak yang sesuai dengan misi kami,” ujarnya pada Minggu (26/2/2017).

Program basket ini tidak dipungut biaya dan terbuka untuk anak laki-laki dan perempuan berusia 5-14 tahun. Peserta berkesempatan untuk mengikuti seleksi pada tahap Selection Camp dan National Training Camp. Dari hasil seleksi akan dipilih 8 anak lelaki dan 8 anak perempuan.

Secara resmi, Jr.NBA Indonesia 2017 akan dimulai di Jakarta pada 25 Maret hingga awal September. Para peserta akan dilatih dasar-dasar olahraga bola basket dan mempelajari pentingnya nilai-nilai utama yang ditanamkan oleh Jr. NBA yaitu Sportsmanship (sportivitas), Teamwork (kerja sama tim), Positive Attitude (sikap positif) dan Respect (saling menghargai) yang disingkat menjadi STAR.

Program tahun ini merupakan tahun keempat dan kedua kali hadir di Surabaya untuk menjangkau lebih banyak peserta dan atlet berbakat di Jawa Timur melalui rangkaian klinik basket. Selain di Surabaya, klinik basket juga diadakan di Bandung dan Jakarta.

Menurut Refa, klinik basket kembali diadakan di Surabaya karena mendapat respon yang besar. Pesertanya meningkat dibandingkan pada tahun lalu.

Coaches clinic dan cluster clinic di Surabaya berlangsung di Intan Permata Hati (IPH) School-East Campus, pada Sabtu (25/2) yang dipimpin oleh Chris Sumner, Head Coach Jr. NBA. Klinik basket diikuti oleh 140 pelatih basket lokal dan sekitar 350 peserta terdiri dari anak-anak laki-laki dan perempuan berusia 5-14 tahun yang berasal dari lebih 30 sekolah. Klinik juga diikuti oleh tujuh orang alumni Jr. NBA Indonesia All-Stars pada 2014-2016 dari Surabaya, Sidoarjo, Malang, Blitar dan Madiun untuk berbagi pengalaman dan dukungan mereka kepada para peserta.