Forum Internasional Rotan 2016; Di Gelar PROSPECT Untuk Indonesia

Forum Internasional Rotan 2016; Di Gelar PROSPECT Untuk Indonesia

Cirebon, Kabarindo- Media ibukota sudah berada di Cirebon dan saat ini dalam perjalnan untuk ke sentra rotan kota Cirebon.

Awal pekan ini adalah momentum menarik untuk Program PROSPECT Indonesia(Promoting Sustainable Production and Consumption Eco-­‐friendly Rattan Products) merupakan suatu program yang didanai oleh komisi Uni Eropa dalam rangka mendukung keberlangsungan rotan ramah lingkungan di Indonesia.

Dijelaskan bahwa program ini sudah berlangsung 4 tahun dengan lokasi pengembangan ddi wilayah hulu yaitu Katingan (Kalimantan Tengah), Sigi (Sulawesi Tengah), dan Aceh Besar (Aceh). Dan juga diwilayah hilir meliputi Cirebon (Jawa Barat), Solo (Jawa Tengah) dan Surabaya (Jawa Timur).

Program ini diimplementasikan oleh PUPUK Bandung (Perkumpulan untuk Peningkatan Usaha Kecil) bersama dengan mitra dari SNV (Belanda) dan Innovation Zentrum Licthenfels (Jerman). Disamping itu didukung oleh AMKRI (Asosiasi Mebel dan Kerajinan Rotan Indonesia), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Dinas dan instansi terkait di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Mengapa Indonesia ?

Yah, produksi Rotan Indonesia menyuplai 80 persen bahan baku rotan dunia sebagai negara tropis dan memang rotan tumbuh subur di daerah Sumatera, Kalimantan, Irian Jaya dengan potensi 622.000 ton/tahun. Apalagi Jawa Barat menjadi sentra pengolahan industri rotan terbesar tepatnya diwilayah Cirebon dan sekitarnya. That why, media ibukota diharapkan dapat melihat semuanya sampai sore nanti oleh panitia.

Selain itu Jawa Tengah, Jawa Timur dan lainnya. Program PROSPECT akan memfasilitasi kegiatan dengan nama “International Rattan Forum“. Mulai hari ini sampai 2 hari mendatang yang akan akan menjadi tempat diskusi bagi seluruh stakeholder terkait yang memiliki concern terhadap pengembangan industri rotan ramah lingkungan Indonesia serta kelestarian hutan di
Indonesia.

Tema yang akan diangkat pada kegiatan International Rattan Forum terdiri dari:
• Sustainable eco-­‐friendly rattan material
• Sustainable design for eco-­‐friendly rattan product
• Market opportunity and challenge for eco-­‐friendly rattan product
• Code of conduct for eco-­‐friendly rattan product

Redaksi Kabarindo yang hadir di lokasi bersama dengan Andri Iwan Putra sebagai partnernya PT Danindo Jensen Plumbon.

"Untuk model sesuai pesanan dan harganya pun bervariasi mulai kisaran 10 dolar ke atas. sementara untuk barang yng di ekspor tiap bulan tergantung pesanan dari luar negeri yangs aat ini dominan masih negeri Belanda. Untuk kualitas barang itu sangat terjamin dan sebelum dikirim dipastikan kualitasnya," papar Andri lugas.

Pantauan dari redaksi, pabrik yang asri, tertata rapi memperoleh bahan baku dari sumatra, kalimantan, dan kebanyakan semua bahan bakunya dari pulau Jawa.

Pabrik yang berlokasi di desa getasan blok Gintung Kab.Cirebon mempekerjakan 120-an warga sekitar dengan keahlian dan profesionalitas kerja karena harus menghasilkan produk berkualitas dunia berbahan rotan menjadi furnitur, pernak-pernik interior dan lainnya untuk negara Amerika, Inggris, Italia, Spanyol, selain Belanda dan negara lainnya.

Lokasi pabrik seluas 1ha dan menjadi sentra hilir siap eksport berbahan baku rotan andalan Indonesia.

Menarik memang, semua media dari ibukota dan dari Jawa Barat terpuaskan dengan kunjungan pabrik rotan ini dan pasti akan melengkapi acara besok dari banyak pembicara yang akan di gelar Kementerian Perindustrian sampai Rabu mendatang.


Selamat Rotan Indonesia .....! Bravooooooo