Forum Bela Negara; Hadiri HUT Bela Negara Ke-67

Forum Bela Negara; Hadiri HUT Bela Negara Ke-67

Monas, Jakarta, Kabarindo- Dalam rangka memperingati hari Bela Negara hari ini, Forum Bela Negara bersama jajaran seluruh anggotanya menghadiri acara peringatan bersejarah terkait aksi Belanda yang melakukan agresi militer II pada tanggal 19 Desember 1948 di Indonesia.

Ir. Soekarno yang kala itu sebagai Presiden R.I, memberikan mandat kekuasaan kepada M.Syafuddin Prawiranegara untuk menjalankan pemerintahan guna mempertahankan keutuhan Negara Republik Indonesia.

Forum Bela Negara merupakan organisasi/Lembaga Swadaya Masyarakat yang anggota-anggotanya sebagian terdiri dari para artis yang mempunyai sikap kepedulian terhadap kondisi bangsa dan negara Indonesia, dan organisasi FBN ini sudah terbentuk di seluruh propinsi di Indonesia yang siap turut mengamankan dan mengamalkan ideologi bangsa dan negara.
 
Menurut Forum Bela Negara (FBN), pengertian Bela Negara sendiri adalah sikap dan perilaku warga masyarakat yang teratur, menyeluruh, terpadu dan berlanjut yang dilandasi oleh kecintaan pada tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara serta keyakinan akan pancasila sebagai ideologi Negara guna menghadapi ancaman baik yang berasal dari luar maupun dari dalam negeri yang membahayakan dan mengancam kedaulatan baik kedaulatan di bidang Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya, Pertahanan dan Keamanan Negara.

Saat dijumpai rekan media, Sunan Kalijaga, Wakil Ketua Umum FBN menjelaskan, kami mempunyai program untuk penyuluhan tentang apa itu bela negara kepada masyarakat, dan program itu akan kami lakukan setiap 2 bulan sekali di tahun 2016 mendatang dan dalam program Bela negara ini kami menjelaskan bahwa Bela Negara bukanlah wajib militer, tetapi lebih kepada memberikan generasi muda mudi kita semangat mencintai NKRI, mencintai budaya, sosial milik bangsa kita sendiri, jelas Sunan Kalijaga.

Terkait adanya ancaman-ancaman yang akan menggangu keamanan dan keutuhan NKRI, Sunan Kalijaga mengatakan bahwa itu bukan lagi isu tetapi hal yang fakta dan seperti yang telah kita ketahui bersama perihal masuknya ISIS ke Indonesia dan juga masuknya berton-ton narkoba ke Indonesia, hal tersebut tentunya akan melemahkan generasi muda, dan itu adalah musuh kita, dengan kondisi dan situasi itu kami dari Forum Bela Negara menyikapi secara serius, salah satu langkah kami yakni kami sudah mendeklarasikan dan menyatakan perang terhadap narkoba, jelasnya menjawab pertanyaan dari rekan media. Dan kami juga ikut memantau di masyarakat terkait gerakan-gerakan separatis atau golongan-golongan tertentu yang masuk dan ingin mengacaukan negara Indonesia, tegas Sunan Kalijaga.

Suatu hal yang memprihatinkan terkait kecintaan generasi muda kepada negara kita sendiri, saat ini cintanya semakin luntur.
Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua Forum Bela Negara dalam melihat kondisi sekarang dimana, lanjutnya bahwa "kesadaran generasi muda saat ini terhadap bangsa dan negara Indonesia sudah menurun, seperti kita lihat setiap ada acara-acara kenegaraan, dalam menyanyikan lagu Indonesia Raya saja tidak hafal apalagi mengucapkan butir-butir Pancasila," imbuhnya. Bagaimana mau membela negara kalau dari diri kita sendiri dan semangat kita untuk mencintai negara tidak ada?. Oleh karena itu kami Forum Bela Negara sepakat apa yang dikatakan Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryakudu dalam sambutannya pada peringatan HUT Bela Negara ke-67, bahwa generasi muda harus mempunyai semangat untuk turut dalam bela negara dalam arti profesinya masing-masing, contohnya seperti profesi artis yang harus mencintai kesenian, budaya, sosial dan harus pula mampu merepresentasikan atau mewakili penampilan-penampilannya terhadap kebudayaan bangsa kita.
Melanjutkan perbincangan rekan media dengan Wakil Ketua FBN, salah satu artis Nasional yang juga anggota FBN dan sekaligus Duta Bela Negara dari FBN, Roro Fitri pada kesempatannya mengatakan budaya dan kesenian yang kita miliki harus kita pertahankan dan kita harus berupaya untuk kesenian kita di daftarkan di bagian hak kekayaan intelektual, jadi kesenian dan budaya yang kita miliki sudah terdaftar secara de fakto baik di tingkat Nasional dan Internasional, sehingga negara atau bangsa lain tidak bisa mengklaim kebudayaan dan kesenian kita tersebut, sambungnya menyikapi profesi artis yang peduli terhadap kesenian dan kebudayaan di Indonesia.

Wakil Ketua FBN mengajak generasi muda untuk lebih semangat mencintai bangsa dan negara kita, dan melalui bela negara ini kita harapkan dapat mewujudkan bangsa dan negara yang maju, berkepribadian dan berkedaulatan.


Semangat NKRI Harga Mati.