Film The Curse; Sibak Tabir Misteri Pembunuhan

Film The Curse; Sibak Tabir Misteri Pembunuhan

Jakarta, Kabarindo– Triple A Films dengan bangga mempersembahkan ‘The Curse’.

Sebuah film horor karya Sutradara berbakat Muhammad Yusuf, yang sekaligus merupakan proyek film pertama bekerjasama dengan Pemerintah Negara Bagian Victoria, Australia.

Film ‘The Curse’ diproduseri oleh Konfir Kabo (Executive Producer), dan Resika Tikoalu (Produser) serta dibintangi oleh sejumlah aktris berbakat seperti Prisia Nasution (Shelina), Shareefa Daanish (Lienn), dan Lia Waode (Putri).

Produser Resika Tikoalu mengatakan, “Film The Curse merupakan satu-satunya film horor Indonesia yang keseluruhan lokasi shootingnya dilakukan di Australia. Film ini akan menyuguhkan sesuatu yang berbeda kepada para pencinta film horor Indonesia karena para penonton tidak hanya akan dibawa pada suasana mencekam atas misteri pembunuhan namun juga dimanjakan dengan pemandangan cantik dan keindahan alam dari Negara Bagian Victoria, Australia.”

“Terima kasih kepada kepada semua pihak yang telah mendukung proses produksi film ‘The Curse’ terutama kepada Pemerintah Australia, khususnya Pemerintah Negara Bagian Victoria dimana dukungan ini merupakan bentuk nyata keyakinan mereka akan keberadaan perfilman Indonesia di dunia internasional.

Proyek ini tentunya akan mengawali momentum bersejarah industri perfilman Indonesia-Austalia yang diharapkan akan semakin mempererat hubungan kerjasama bilateral antara kedua negara khususnya di bidang seni.” Ungkap Resika.

‘The Curse’ mengisahkan sosok Shelina, seorang pengacara kriminal berasal dari Indonesia dan bekerja pada salah satu kantor hukum ternama di Melbourne, Australia; yang banyak menangani kasus-kasus pembunuhan termasuk kasus pembunuhan yang menimpa Lienn.

Cerita bergulir ketika Shelina mulai merasakan kehadiran roh-roh di sekitarnya dan mendapatkan penglihatan dari korban-korban kasus pembunuhan yang dia tangani. Putri, teman kerja Shelina menyarankannya untuk menemui paranormal untuk mengetahui apa yang terjadi. Cerita terasa semakin mencekam ketika Shelina mengetahui bahwa roh-roh tersebut ternyata membawa pesan yang mengantarkan Shelina pada satu pengungkapan misteri pembunuhan dari kasus yang pernah dia tangani.

Sutradara film Muhammad Yusuf mengungkapkan, “ Film ‘The Curse’ menjadi pengalaman yang sangat luar biasa berkesan. Karena untuk pertama kalinya saya harus mencoba untuk sedekat mungkin dengan realita kasus kriminalitas di Australia dan membalutnya dengan budaya mistis Asia. Ini bukanlah sesuatu yang mudah, karena keseluruhan adegan harus dapat dirajut menjadi satu kesatuan cerita yang masuk akal dan dapat dinikmati baik penonton Indonesia maupun luar negeri.”

Premier screening ‘The Curse’ raih sambutan baik di Melbourne, Australia pada tanggal 19 April 2017 lalu dan dihadiri oleh perwakilan Konsulat Jenderal Republik Indonesia untuk Australia, perwakilan organisasi pendidikan dan sosial budaya Australia-Indonesia, perwakilan media, sutradara, produser serta seluruh cast & crew pendukung di Melbourne.

Tadi siang mulai tayang 27 April 2017.....


Penasaran ? Ayo Ke Bioskop.....!